Inovasi Teknologi Pertanian Bisa sejahterakan Masyarakat Melalui Proliga Gertambe
RanahRiau.com- Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan sangat memperhatikan pertumbuhan ekonomi dalam sektor Pertanian untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat khususnya diwilayah Kabupaten Pelalawan yang merupakan salah satu Visi dan Misi Bupati Pelalawan HM Harris melalui Program Pelalawan Makmur menuju Pelalawan Emas.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan Ir Syahfalefi M.Si berserta jajaran bekerja keras bagaimana mensejahterakan masyarakat melalui program Pelalawan Makmur dan Dinas pertanian Kabupaten Pelalawan mempunyai target Pencanangan Proliga Gertambe.
Program Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan “ Pencanangan Proliga Gertambe “ dengan penanaman Cabe perdana pada salah satu desa di Kabupaten Pelalawan yang pertama kali atau perdana dilaksanakan di Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan.
Syahfalefi menjelaskan bahwa Program Pencanangan Proliga Gertambe “ Produksi Lipat ganda Melalui Gerakan Tanam Cabe 2 Ha Per Desa/ Perkelurahan” merupakan bagian gerakan Inovasi menuju Pelalawan Emas pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Tahun 2019.
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani cabe di Kabupaten Pelalawan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain, ketersedian dalam bentuk segar, aman dan sehat, mendekatkan produsen dan konsumen dan menstabilkan harga.
Dia mengucapkan terima kasih Penghargaan dari BALITBANGTAN Kementerian Pertanian kepada Bupati Pelalawan H M Harris atas “ Karya dan Peduli Dalam Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian” yang diberikan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian pada saat Raker Lingkup BBP2TP di Tanjung Pinang Kepri pada tanggal 15 Maret 2019 yang lalu.
Dijelaskan Bupati Pelalawan HM Harris bahwa ini Sejalan dengan kebijakan Pembangunan Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kala yang dikenal dengan 9 agenda Prioritas atau NAWACITA, maka Program Pelalawan Makmur menjadi bagian dariimplemenasi NAWA CITA, baik pengembangan Tanaman Holtikultura maupun tanaman Pangan akan berdampak bagi peningkatan Produktifitas rakyat dan terwujudnya Kedaulaan pangan sebagaiman menjadi target dari Nawa Cita.
Penyerahan bantuan bibit pertanian oleh bupati Pelalawan HM.Harris.
Dari sudut pandang produsen produk hasil pertanian, pemasaran merupakan bagian hilir dari segala upaya yang dilakukan dalam kegiatan produksi. Dalam pasar dan pemasaran factor kualitas kontinuitas menjadi factor kunci tantangan kedepan bagi petani adalah bagaimana memproduksi hasil pertanian yang memenuhi standar mutu, kontinuitas Pasokan yang terjamin serta dalam kuantitas yang memenhui permintaan pelanggan.
Mantan ketua Adkasi menambahkan, selain penerapan yang baik, pola tanam, penggunaan beni unggul dan mekanisme pertanian, kelembagaan pertanian di Kabupaten Pelalawan tidak boleh lagi bersifat sosial, budaya dan berorientasi hanya mendapatkan fasilitas Pemerintah dan sepenuhnya harus diarahkan untuk pemanfaatan peluang akses terhadap berbagai informasi teknologi, permodalan dan pasar yang diperlukan bagi pengembangan usaha tani juga tidak kalah pentingnya menghadapi Revolusi Industri 4.0.
"Perlu kita sampaikan bahwa capaian kinerja produksi cabe di Kabupaten Pelalawan yaitu semakin meningkatnya luas tanam, seluas 200 Ha pada tahun 2018 dengan pencapaian produksi 384.4 Ton. Jika konsumsi cabe per kapita pertahun adalah 1,83 Kg, dengan jumlah penduduk 438.788 Jiwa , maka kebutuhan cabe di kabupaten Pelalawan adaah sebesar 803 Ton pertahun atau kekurangan 52.1%, dimana harus mendatangkan dari luar daerah,"ungkapnya.
Jadi, tujuan dari gerakan tanam cabe 2 Ha per desa / kelurahaan ini adalah selain peningkatan produksi dan kesejahteraan petani, sehingga swasembada dan tidak ketergantungan dari daerah lain juga sebagai upaya pengendalian laju inflansi daerah, karena ketersedian distribusi dan harga komoditi cabe dapat mempengaruhi laju inflansi bahan pangan,"diakhiri Bupati Pelalawan HM Harris.
Reporter : Redaksi/Advertorial


Komentar Via Facebook :