Mahasiswa Riau Suarakan Kesejahteraan Petani
Pekanbaru, RanahRiau.com- Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
menyuarakan kesejahteraan petani di depan Gedung DPRD Riau, Kamis.
Koordinator
Massa Aksi Sulaimansyah menyoroti kesejahteraan petani yang ada di Riau
masih memprihatinkan, padahal kawasan setempat kaya akan sumber daya
alam.
"Kami datang kesini meminta hak orang tua kami,
sejahterakan petani. Riau ini kan kaya akan hasil perkebunan tetapi
kenapa petani malah tidak sejahtera," kata Sulaimansyah.
Tampak pula mahasiswa membawa spanduk dan membentang spanduk bertuliskan Save Pentani dan Save anak petani.
Dia
menambahkan, Riau merupakan penghasil Kopra terbesar di Indonesia,
penghasil sawit dengan kualitas terbaik, dan produktif menghasilkan
karet. "Untuk itu sudah sepantasnya, petani dan anak-anaknya hidup layak
dan sejahtera," tegasnya lagi.
Ada tujuh tuntutan yang
diminta mahasiswa untuk disampaikan ke wakil rakyat yang ada di DPRD
Riau. Yakni meminta menstabilisasikan harga komoditi petani, khususnya
kopra, kelapa sawit dan karet.
"Kita juga meminta adanya
proteksi hukum yang jelas bagi petani. Selanjutnya kita juga meminta
pemerintah mencabut izin perusahaan yang punya lahan tanpa sertifikat,"
tegas Sulaiman.
Selanjutnya, tuntutan ke lima, mahasiswa
meminta untukk menghapus sistem kapitalisme terhadap pertanian. Keenam,
menghapus monopoli pertanian, dan yang terakhir perbaiki tata niaga di
provinsi Riau.
Sementara, setelah berorasi, mahasiswa
disambut oleh Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur HS. Dihadapan
mahasiswa Mansyur menyatakan apresiasinya pada mahasiswa karena menuntut
kesejahtraan petani.
"Kita terima dulu tuntutannya, baru
nanti kita coba bicarakan ke pusat. Kita sama sama tahu Riau itu
penghasil kelapa terbesar, karet dengan kualitas terbaik, sehingga wajar
kita minta perhatian dan keadilan. Kami juga DPRD terus
memperjuangkannya," sebutnya.
Sumber : Antara


Komentar Via Facebook :