Oknum Wartawan Dituduh Menipu Untuk Urusan Proyek

Oknum Wartawan Dituduh Menipu Untuk Urusan Proyek

Inhu, RR - Salah seorang kontraktor asal Rengat, Santo (52), menuding seorang oknum wartawan, Jh Samosir, yang sehari-harinya melakukan peliputan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), atas dugaan penipuan yang dilakukannya untuk urusan proyek.

"Terkait penipuan yang dituduhkan pada saya oleh Santo, itu tidak benar. Karena uang yang saya ambil dari Santo, sebesar Rp 27 juta bukanlah untuk saya, melainkan sebagai uang pelicin proyek", sebut Jh Samosir membantah tuduhan itu, Selasa (2/12/14) di Pematang Reba.

Samosir mengaku, dirinya memang mengambil uang Rp 27 juta itu dari Santo, bahkan dengan dibubuhi tanda tangan di kwitansi. Namun uang itu diserahkannya pada Mindra, selaku Kasubag Program di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) Inhu.

"Setelah saya mengambil uang itu dari Santo, sebesar Rp 27 juta, saya langsung menyerahkannya kepada, Mindra. Karena uang tersebut merupakan uang kepengurusan atau pelicin proyek pengadaan komputer pada instansi itu. Dengan demikian, saya membantah tuduhan penipuan itu", sebutnya.

Terhadap laporan polisi yang telah dibuat, Santo, Samosir mengaku akan melakukan klarifikasi kepihak Polres Inhu pada saat dirinya dipanggil nanti.

"Saya akan lakukan klarifikasi terhadap laporan itu. Awalnya saya percaya sama Santo dan Santo juga percaya sama saya, maka saya tanda tangani kwitansi pengambilan uang itu, ternyata ini balasan darinya yang saya dapatkan. Perlu digaris bawahi, uang itu tidak untuk saya, melainkan untuk uang pelicin proyek yang diurus oleh Mindra, selaku Kasubag di Bapemas Pemdes", pungkasnya tegas.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jh Samosir dilaporkan oleh Santo, ke Polres Inhu atas gugaan penipuan sebesar Rp 27 juta. Berkas laporan tersebut, Nomor Lp/170/XI/14/Riau/Res Inhu, tentang tindak pidana dugaan penipuan, tertanggal, Minggu (30/11/2014). (Bid)

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :