Wabub Kuansing : Akan Perjuangkan Pembangunan DAM

Wabub Kuansing : Akan Perjuangkan Pembangunan DAM

Kuantan singingi,RanahRiau.com- Wakil Bupati Kuantan Singingi H Halim Hadiri Acara olek-olek Banjar di Desa Pulau Ingu kenegerian Simandolak minggu, (5/11/2017) yang dilaksanakan di SDN 009 Benai.

Pada kesempatan ini Kabag Humas dan Protokoler Muradi, M.Si dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kuansing, Serta Camat Benai Yuhendra Hadir mendampingi Wakil Bupati.

Bagi masyarakat Desa Pulau Ingu kenegerian Simandolak, Acara olek olek banjar ini dibuat guna mendapatkan ridho dan kemurahan rezeki dari Allah SWT dengan pengharapan musim tanam padi tahun ini berhasil dan meningkat produksinya dari tahun sebelumnya.

Orang Nomor satu Di kecamatan Benai, Yuhendra atas nama masyarakat dan pemangku adat dan tokoh masyarakat Pulau Ingu menyampaikan keluhan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian karena kurangnya debit air yang ada disawah.

Sehubungan hal itu Yuhendra berharap kepada pemerintah kabupaten agar berkenan membuatkan Dam guna menampung air hujan yang turun agar tidak langsung mengalir ke Sungai Kuantan. Dam tersebut ada tiga titik dengan total panjang keseluruhan sekitar 70 meter.

Sementara Kadis Pertanian Ir.Maisir menjelaskan jumlah luasan sawah yang ada di Kecamatan Benai ada seluas 700 hektar. Dari jumlah tersebut 500 hektar terdapat di kenegerian Siberakun dan 175 hektar ada di Desa Pulau Ingu.
Namun untuk luasan sawah keseluruhan di Kuansing ada 6000 hektar dengan rata rata produksi 3 ton perhektar.

"Dari jumlah produksi tersebut Kuansing masih kekurangan beras separuhnya lagi sehingga terpaksa beras kita di datangkan dari luar seperti dari Sumbar," Sebut Kadis.

Menanggapi permintaan masyarakat tersebut Wabup H Halim menyampaikan dirinya akan berusaha menyampaikan aspirasi tersebut kepada dinas teknis terkait.

"Akan coba saya perjuangkan untuk pembangunan Dam tersebut," kata wabup.

Wabup H Halim meminta kepada petani untuk senantiasa mengikuti anjuran para penyuluh pertanian  mulai dari penggunaan benih unggul, pupuk, cara tanam, jarak tanam jajar legowo serta pengendalian hama dan penyakit.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah turut berdoa dan berharap agar hasil panen tahun ini bisa mendapatkan hasil maksimal terhindar dari segala macam penyakit dan hama serta bencana yang dapat menyebabkan gagal panen.

"Kita menginginkan dalam waktu tiga atau empat bulan kedepan masyarakat Pulau Ingu bisa bergembira karena produksi padinya melimpah," Tutup Wabub.


Penulis       : Eki Meidedi
Editor        : Fes





 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :