AHY dan Sebuah Cerita Di Istana Siak
Siak, RanahRiau.com- Rombongan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Usai Jalan santai di Area Car free day jalan Diponogoro dan melantik pengurus DPD Demokrat Riau, langsung bertolak menuju Kabupaten Siak Minggu, (5/11/1017).
Dari pantauan RanahRiau.com dilapangan siang tadi, Kedatangan AHY disambut langsung Bupati Siak H.Syamsuar dengan menggunakan pakaian Adat Melayu di kediamannya.
Di iringi Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Firdaus MT, anggota DPR RI, Said Abu Bakar Assegaf, serta sejumlah pengurus partai Demokrat terlihat suasana santai mewarnai kunjungan tersebut.
Begitu tiba di halaman kediaman Bupati Siak, AHY disambut tengkah kompang. Dan sebelum menaiki anak tangga dia dipasangkan kain songket dan tanjak.
Dalam Percakapan singkat, AHY sempat menanyakan kemegahan bangunan jembatan siak, dan di sampaikan Syamsuar bahwa pembangunan jembatan itu diresmikan langsung oleh Presiden SBY saat itu.
"Ya, Jambatan Siak itu dulunya peresmian pemakaiannya dilakukan Pak SBY," Cakap Bupati
"Pak SBY kirim salam kepada bapak (Syamsuar). Banyak juga kenenangan dulu di Siak ini," Balas AHY berbicara santai
Usai makan siang, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di dampingi Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSI, melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II berserta keluarga di Siak Sri Indrapura.
Putra sulung SBY itu tampak khusyu berdoa sambil duduk bersila. Sesaat, AHY melengakkan kepala memandang ke atas. Dalam hitungan detik, dia menatap lurus seraya menghela napas dan menyebutkan, "Allahu Akbar."
Setelah berdoa di makam Sultan Syarif Kasim II, AHY bersama Syamsuar berjalan kaki untuk menabur benih ikan di Tepian Sungai Jantan, yang berada di belakang makam.
Tak banyak yang bisa mengikuti langkah Syamsuar dan AHY, lantaran ponton sebagai tempat menabur ikan kapasitasnya tak begitu ramai. Mengsiasati hal ini, tim AHY dan Humas Siak terpaksa menggunakan dua pompong untuk mengabdikan moment tersebut dari dalam sungai.
Rangkaian berikutnya, AHY dan Syamsuar berkunjung ke Istana Siak. Namun langkah mereka terhenti di gerbang Masjid Syahabuddin lantaran sejumlah warga sibuk minta foto bersama dan selfie. Sebelumnya, AHY terlebih dahulu meminta untuk foto berdua dengan Syamsuar.
Di dalam Istana Siak, setelah mengisi buku tamu, AHY sempat bertanya soal prasasti di Istana Siak dan ternyata di atas batu itu ada tanda tangan Presiden SBY, tertanda dilaksanakan Restorasi Istana Siak.
"10 tahun lalu Pak SBY yang menanda tangani pemugaran Istana Siak ini," kata Syamsuar dan AHY menganggukan kepala.
Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyerahkan lukisan Sultan Syarif Kasim II.
"Ini Sultan Siak terakhir," kata Syamsuar.
"Waw... ganteng banget Raja Siak. Terima kasih banyak," kata AHY usai menerima buah tangan dari orang nomor satu di Siak itu.
Syamsuar juga menyerahkan miniatur Jambatan Siak dan mengajak AHY melihat isi istana kerajaan Melayu Islam tersebut.
AHY begitu matan melihat peninggalan sejarah Siak sehingga setiap peninggalan yang dilihatnya ditanya pada guide. Sayangnya, kunjungan putra sulung ini agak terganggu lantaran wisatawan yang mengetahui kehadirannya sibuk minta foto bersama, terpaksalah dilayani.
Setelah "mencuci mata" menjelahi isi Istana Siak, AHY menanam pohon di depan istana. Selanjutnya dia bersilaturahmi dengan ribuan masyarakat Siak di Taman Maharatu.
Sejurus setelah duduk di ruang tamu, AHY mohon diri untuk melaksanakan Salat Zuhur. Usai Salat, AHY ke Balai Rung Datuk Kempat Suku untuk santap siang.
Betapa sopannya AHY, dia sejenak tampak berdiri di meja makan. Namun setelah diminta Syamsuar duduk barulah dia duduk. Begitu juga ketika makan, nasi yang dikunyahnya tampak teratur, tak ada kesan terburu-buru.
Reporter : Abidah/Rilis/Rtc
Editor : Fes


Komentar Via Facebook :