BMKG Stasiun Pekanbaru Deteksi 27 tititik Api Bercokol di Sumatera
Pekanbaru, RanahRiau.com- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun
Pekanbaru mendeteksi 27 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan
dan lahan di tujuh provinsi di Pulau Sumatera, Rabu.
"Titik
panas dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen terpantau di tujuh
provinsi di Sumatera," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG
Pekanbaru Slamet Riyadi di Pekanbaru, Rabu.
Ia
merincikan dari 27 titik panas yang terpantau satelit Terra dan Aqua
tersebut mayoritas terpantau di Sumatera Selatan dengan 14 titik.
Selanjutnya titik panas terpantau di Sumatera Barat lima titik, Bangka Belitung tiga titik dan Jambi dua titik.
Selain
itu, titik panas turut terpantau di Sumatera Utara, Bengkulu dan Riau
masing-masing satu titik. Di Riau titik panas terpantau di Kabupaten
Bengkalis, tepatnya di Kecamatan Rupat dengan tingkat kepercayaan diatas
55 persen.
Secara umum, Slamet menjelaskan
cuaca di Riau cerah berawan sepanjang hari dengan potensi hujan ringan
terjadi di sejumlah kabupaten kota.
Keberadaan
titik panas di wilayah Sumatera dan khususnya di Provinsi Riau cenderung
menurun sepanjang September 2017. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Riau menyatakan saat ini terjadi peralihan cuaca antara musim
kemarau menjadi musim hujan.
"Kita terus
mengantisipasi peralihan musim tersebut, meski kita juga turut masih
siaga Karhutla," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur.
Saat
ini Provinsi Riau masih dalam status siaga darurat kebakaran hutan dan
lahan. Status yang ditetapkan sejak awal 2017 itu akan berakhir pada
November mendatang.


Komentar Via Facebook :