Minta Konflik dengan Rida K Liamsi diselesaikan lewat Musyawarah

Anggota DPD RI Abdul Hamid Desak Manajemen Riau Pos hormati Hak Pendiri

Anggota DPD RI Abdul Hamid Desak Manajemen Riau Pos hormati Hak Pendiri

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM – Anggota DPD RI asal Riau, H. Abdul Hamid, angkat bicara terkait konflik yang terjadi antara manajemen Riau Pos dan pendiri perusahaan, Datuk Seri H. Rida K Liamsi. Ia mendesak agar persoalan tersebut tidak terus dibawa ke ranah pengadilan, melainkan diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menghormati hak-hak sang pendiri.

Abdul Hamid menilai penyelesaian melalui jalur hukum hanya akan melahirkan pihak yang menang dan pihak yang kalah. Menurutnya, penyelesaian seperti itu berpotensi merusak hubungan baik yang selama ini terjalin.

"Sebaiknya persoalan ini diselesaikan dengan menghormati hak-hak Pak Rida K Liamsi sebagai pendiri Riau Pos Group. Jangan sampai penyelesaiannya hanya melahirkan pihak yang menang dan pihak yang kalah," kata Abdul Hamid.

Ia mengatakan, putusan pengadilan memang dapat mengakhiri sengketa secara hukum, tetapi belum tentu mampu memulihkan hubungan antarpihak.
Karena itu, Abdul Hamid mengajak semua pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah mufakat sebagai jalan terbaik.

"Kalau bisa diselesaikan secara baik-baik, persoalannya selesai dan hubungan baik tetap terjaga. Tempuhlah jalan musyawarah sehingga tidak ada kesan siapa yang menang dan siapa yang kalah," ujarnya.

Sebagai orang yang pernah lama bekerja di lingkungan Riau Pos Group, Abdul Hamid mengaku mengetahui bagaimana perjuangan Datuk Seri H. Rida K Liamsi membangun perusahaan media tersebut dari nol hingga berkembang menjadi salah satu kelompok media terbesar di bawah jaringan Jawa Pos Group.

"Beliau berjuang membesarkan Riau Pos hingga menjadi grup media yang besar. Karena itu, saya berharap semua pihak dapat menghormati jasa-jasa beliau dan menyelesaikan persoalan ini secara bersahabat," katanya.

Ia menegaskan, sejarah tidak boleh dilupakan dalam menyelesaikan persoalan. "Dengan tidak mendahului takdir Tuhan, saya pikir tanpa Pak Rida K Liamsi, Riau Pos Group tidak pernah ada," tegasnya.

Abdul Hamid berharap dialog segera dilakukan agar konflik tidak semakin berkepanjangan dan tidak berdampak terhadap citra Riau Pos sebagai salah satu perusahaan media besar di Indonesia.

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :