Asri Auzar Murka: Jangan Zalimi H. Rida K Liamsi, desak Manajemen Riau Pos beri Penjelasan
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM – Polemik yang menyeret nama pendiri Riau Pos, H. Rida K Liamsi, terus menuai perhatian. Kali ini, tokoh masyarakat Riau, H. Asri Auzar, menyampaikan kekecewaan sekaligus kemarahannya setelah membaca berbagai pemberitaan mengenai persoalan yang menimpa tokoh pers tersebut.
Menurut Asri, Rida K Liamsi merupakan sosok yang berjasa besar membangun Riau Pos dari awal hingga berkembang menjadi salah satu kelompok media terbesar di Riau dan Kepulauan Riau. Karena itu, ia menilai segala bentuk perlakuan yang dianggap merugikan atau mengabaikan jasa pendiri perusahaan tidak dapat dibenarkan.
"Saya sangat marah dan kecewa membaca kabar yang beredar. Jangan sesekali menzalimi Pak Rida K Liamsi. Beliau adalah tokoh yang merintis, mengembangkan, dan membesarkan Riau Pos," kata Asri kepada wartawan, Selasa (1/7/2026).
Asri berpandangan bahwa jika perusahaan saat ini menghadapi persoalan internal maupun tantangan bisnis, maka penyelesaiannya merupakan tanggung jawab manajemen yang kini mengendalikan operasional perusahaan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak seharusnya dibebankan kepada sosok yang selama puluhan tahun menjadi ikon perusahaan.
Tak hanya itu, Asri juga menyoroti informasi yang diterimanya mengenai dugaan masih adanya hak-hak mantan karyawan yang belum dipenuhi perusahaan. Ia meminta agar persoalan tersebut segera diselesaikan apabila memang masih terdapat kewajiban yang belum ditunaikan.
"Kalau memang masih ada hak mantan karyawan yang belum dibayarkan, segera selesaikan. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut-larut dan mencederai kepercayaan publik," ujarnya.
Lebih jauh, Asri menilai kontribusi Rida K Liamsi tidak hanya terbatas pada dunia pers. Ia menyebut Rida sebagai budayawan Melayu yang memiliki peran penting dalam pengembangan literasi, kebudayaan, dan pembangunan identitas Melayu di Riau dan Kepulauan Riau.
"Tokoh yang telah mengabdikan hidupnya untuk pers dan kebudayaan seharusnya dihormati. Perbedaan kepentingan di internal perusahaan jangan sampai menghapus sejarah dan jasa pendirinya," tegasnya.
Pernyataan Asri Auzar menambah panjang daftar tokoh yang menyuarakan keprihatinan atas polemik yang tengah terjadi. Di sisi lain, publik juga menantikan penjelasan resmi dari manajemen Riau Pos agar berbagai informasi yang berkembang tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Riau Pos belum memberikan pernyataan resmi atau tanggapan atas pernyataan Asri Auzar maupun berbagai isu yang berkembang. Dengan demikian, informasi dalam pemberitaan ini merupakan pernyataan narasumber yang masih menunggu tanggapan dari pihak terkait demi memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.


Komentar Via Facebook :