Rakernas ASBF 2026 di Bali, Perkuat Agripreneurship Berbasis Teknologi dan Kolaborasi Global
Foto: Ist
DENPASAR, RANAHRIAU.COM- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ASBF Indonesia 2026 yang digelar pada 23–25 April di Bali berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan inovasi. Mengusung tema “Human + Tech: Sustainable Agripreneurship & International Summit”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong penguatan pelaku usaha kecil berbasis pertanian menuju ekosistem yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Rakernas diikuti oleh perwakilan dari delapan regional di Indonesia serta delegasi dari sepuluh negara Asia. Kehadiran peserta internasional mencerminkan semakin luasnya jejaring ASBF dalam membangun kerja sama lintas negara, khususnya di sektor agripreneurship.
Presiden ASBF Pusat, Peng Suyoto, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara manusia dan teknologi dalam menghadapi tantangan pertanian modern. Menurutnya, keseimbangan keduanya menjadi kunci dalam melahirkan pelaku usaha yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Selain menjadi ruang diskusi strategis melalui seminar dan forum internasional, Rakernas ini juga diisi dengan pelantikan pengurus regional, termasuk kepengurusan ASBF Regional Riau. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi di daerah serta mempercepat pelaksanaan program pemberdayaan UMKM berbasis pertanian.
Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari pengembangan agribisnis berkelanjutan, pemanfaatan teknologi digital, hingga strategi memperluas akses pasar internasional. Para delegasi dari berbagai negara Asia juga berbagi pengalaman dan perspektif, sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia.
Di samping agenda utama, rangkaian kegiatan budaya dan sesi jejaring turut mewarnai pelaksanaan Rakernas. Suasana kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat mempererat hubungan antar peserta serta mendorong terciptanya kerja sama yang produktif di masa mendatang.


Komentar Via Facebook :