RUPS-LB Berbalik Arah: Usulan Batam Dibatalkan, BRK Syariah Masuk Fase Reset Kepemimpinan

RUPS-LB Berbalik Arah: Usulan Batam Dibatalkan, BRK Syariah Masuk Fase Reset Kepemimpinan

Foto: ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM— Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) yang digelar Selasa (31/3/2026) di Menara Dang Merdu, Pekanbaru, menghasilkan keputusan krusial: membatalkan seluruh hasil RUPS-LB sebelumnya yang digelar di Batam pada Oktober 2025.

Forum yang dihadiri para pemegang saham dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau itu sepakat mengambil langkah “reset” terhadap sejumlah keputusan strategis yang dinilai tidak sejalan dengan regulasi. Hadir dalam rapat tersebut Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, serta para kepala daerah se-Riau dan Kepri.

Plt Gubri SF Hariyanto menegaskan bahwa pembatalan ini merujuk pada surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Dalam Negeri. Sejumlah penunjukan, termasuk calon Direktur Utama dan jajaran komisaris hasil RUPS-LB Batam, dinilai tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Beberapa keputusan sebelumnya tidak sesuai aturan, termasuk pengisian jabatan yang semestinya mengikuti ketentuan tertentu, seperti Komisaris Utama yang harus berasal dari pejabat eselon II Pemprov Riau,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menunjuk Helwin Yunus sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, sembari menunggu proses seleksi definitif bagi jajaran direksi dan komisaris.

Langkah ini sekaligus menandai dimulainya proses penataan ulang struktur kepemimpinan BRK Syariah. Sejumlah posisi strategis seperti Komisaris Utama, Komisaris Independen, Direktur Utama, Direktur Operasional, hingga Direktur Dana dan Jasa akan segera diisi melalui mekanisme seleksi yang diklaim akan dilakukan secepatnya.

Keputusan pembatalan ini menjadi sinyal tegas bahwa tata kelola perusahaan daerah tak bisa berjalan di jalur abu-abu. Di tengah sorotan publik, BRK Syariah kini berada di persimpangan: berbenah dengan disiplin regulasi, atau kembali tersandung pada lubang yang sama.

Satu hal yang pasti, panggung sudah di-reset. Pertanyaannya, siapa yang benar-benar siap memainkan babak berikutnya?

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :