Indonesia Bela Palestina Trending di X, Narasi Iuran Rp17 Triliun ke AS Kembali Dipatahkan
Foto: Ist
JAKARTA, RANAHRIAU.COM– Tagar “Indonesia Bela Palestina” mendadak ramai di X hari ini. Namun di balik gelombang solidaritas itu, muncul kembali isu lama yang dipoles ulang: klaim bahwa Indonesia wajib membayar iuran hingga Rp 17 triliun kepada inisiatif Dewan Keamanan (BoP) yang dikaitkan dengan Presiden AS.
Narasi tersebut langsung dibantah oleh pernyataan resmi pemerintah sebelumnya. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, telah menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kewajiban untuk membayar iuran sebesar USD 1 miliar sebagaimana yang beredar di ruang publik.
Pernyataan itu kembali diangkat oleh para warganet sebagai upaya meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan, seiring meningkatnya perhatian terhadap isu Palestina.
Tak hanya itu, potongan video siniar dari kanal Total Politik dengan menghadirkan pakar intelijen, Stepi Anriani, juga kembali viral. Dalam pernyataannya, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang tidak berdasar.
“Jangan mau dibohongi dengan narasi palsu soal kewajiban membayar Rp 17 triliun,” tegasnya dalam cuplikan yang beredar.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana isu geopolitik, solidaritas kemanusiaan, dan disinformasi dapat bercampur dalam satu arus percakapan digital. Di satu sisi, dukungan terhadap Palestina menguat. Namun di sisi lain, ruang publik juga dipenuhi informasi yang belum tentu akurat.
Situasi ini kembali menjadi pengingat bahwa di era media sosial, bukan hanya opini yang menyebar cepat, tetapi juga narasi yang belum tentu benar.
Di tengah gelombang solidaritas, publik kini dihadapkan pada tantangan yang sama pentingnya: membedakan antara fakta dan propaganda.


Komentar Via Facebook :