Lebaran Bisa Beda Hari, Muhammadiyah Pekanbaru Siapkan 12 Titik Shalat Id lebih Awal

Lebaran Bisa Beda Hari, Muhammadiyah Pekanbaru Siapkan 12 Titik Shalat Id lebih Awal

Ketua Muhammadiyah Pekanbaru, Jabarullah, S. Sos

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pekanbaru menyiapkan 12 titik pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang tersebar di berbagai kecamatan di Pekanbaru. Shalat Id direncanakan dilaksanakan pada Jumat, 20 Maret 2026.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Di baliknya, ada strategi pelayanan umat sekaligus antisipasi terhadap potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri yang hampir selalu menjadi dinamika tahunan di Indonesia.

Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, dalam konferensi pers (16/03) menegaskan bahwa seluruh lokasi telah dipersiapkan untuk menampung jamaah dalam jumlah besar.

“Lokasi Shalat Id tersebar di hampir seluruh kecamatan agar memudahkan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Penetapan 1 Syawal oleh Muhammadiyah tahun ini merujuk pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)—sebuah pendekatan global yang mengedepankan keseragaman waktu ibadah umat Islam di seluruh dunia.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia tetap menggunakan mekanisme Sidang Isbat dengan pendekatan hisab dan rukyat berdasarkan kriteria MABIMS. Perbedaan metodologi inilah yang berpotensi memunculkan perbedaan hari pelaksanaan Idul Fitri.

Ketua Majelis Tabligh PDM Pekanbaru, Muhammad Ridwan, menjelaskan bahwa mayoritas pelaksanaan Shalat Id akan dilakukan di lapangan terbuka.

“Kami memanfaatkan lapangan Amal Usaha Muhammadiyah, halaman sekolah, serta masjid agar jamaah bisa tertampung lebih luas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan aparat dan pemerintah setempat demi kelancaran pelaksanaan ibadah.

Lebih jauh, Jabarullah mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan dengan kedewasaan.

“Perbedaan ini adalah bagian dari ijtihad. Mari kita jaga ukhuwah dan keharmonisan dalam kehidupan beragama,” tegasnya.

Daftar 12 Titik Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Pekanbaru (20 Maret 2026):
1. Lap. Masjid Al-Fida’ Muhammadiyah – Jl. KH Ahmad Dahlan, Sukajadi
2. Lap. Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Sukaramai – Jl. HOS Cokroaminoto
3. Lap. Masjid Baitul Hikmah UMRI – Jl. Tuanku Tambusai (Simpang SKA)
4. Lap. Masjid Nurul Yaqin Muhammadiyah – Jl. Paus
5. Lapangan SMK Muhammadiyah 3 – Jl. Cipta Karya
6. Lapangan MI Muhammadiyah 02 / Masjid Al-Mannar – Jl. Kayangan / Nila
7. Lap. Masjid Al-Furqan Muhammadiyah – Jl. Serayu/Bintara
8. Lap. Masjid Taqwa Muhammadiyah Srikandi – Jl. Srikandi
9. Lap. Masjid Taqwa Panti Asuhan Muhammadiyah – Jl. Kesuma
10. Lap. Masjid Taqwa Muhammadiyah Tuah Madani – Jl. Garuda Sakti KM 1,5
11. Lapangan MI Muhammadiyah 01 – Jl. Umban Sari Atas
12. Lap. Masjid Al-Husaini – Jl. Swakarya
Dengan sebaran titik yang luas,

Muhammadiyah memastikan akses ibadah tetap terbuka bagi masyarakat. Di tengah perbedaan yang mungkin muncul, pesan yang ingin ditegaskan justru sederhana namun penting: Idul Fitri bukan hanya tentang kapan dirayakan, tetapi bagaimana umat menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :