Mengenang Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal selama 6 Tahun

Mengenang Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal selama 6 Tahun

Foto: Ist

JAKARTA, RANAHRIAU.COM– Dunia musik Indonesia berduka. Penyanyi bersuara khas dan penuh energi, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun. Kabar duka ini disampaikan pihak keluarga dan langsung mengejutkan para penggemar serta rekan-rekan di industri musik Tanah Air.

Jenazah almarhum dimakamkan pada Minggu (8/3/2026) pagi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, tepatnya di Blok AA1 Blad 174, area belakang makam Mohammad Hatta. Prosesi pemakaman yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB itu diiringi hujan yang mengguyur kawasan permakaman, menambah suasana haru bagi keluarga dan para pelayat.

Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di Masjid Jami' Ath-Thoyyibah yang berada dekat rumah duka di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Ratusan pelayat hadir memberikan penghormatan terakhir, termasuk sejumlah rekan selebritas seperti Anya Geraldine, Afgan, Rizky Febian, hingga Prilly Latuconsina.

Enam Tahun Melawan Kanker Ginjal
Selama enam tahun terakhir, Vidi Aldiano diketahui berjuang melawan Kanker Ginjal, yang dalam dunia medis dikenal sebagai Renal Cell Carcinoma, jenis kanker ginjal yang paling umum terjadi pada orang dewasa.

Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent killer” karena pada tahap awal sering tidak menunjukkan gejala yang jelas. Beberapa gejala yang biasanya muncul antara lain darah pada urine, nyeri di bagian punggung samping yang berkepanjangan, mudah lelah, penurunan nafsu makan, hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Awal Diagnosis hingga Operasi
Perjalanan penyakit yang dialami Vidi Aldiano bermula pada 2019, ketika ia memeriksakan diri ke dokter karena mengalami masalah pada suara. Saat pemeriksaan, dokter menemukan tekanan darahnya sangat tinggi meski ia tidak memiliki riwayat hipertensi.

Kecurigaan tersebut membuatnya menjalani pemeriksaan lanjutan hingga akhirnya ditemukan benjolan berukuran sekitar 5 sentimeter di ginjal kirinya. Hasil diagnosis menunjukkan bahwa ia mengidap kanker ginjal stadium 3.

Pada 13 Desember 2019, ia menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura. Operasi tersebut berjalan sukses, namun membuatnya harus menjalani hidup dengan satu ginjal.
Perjuangan itu belum berakhir. Pada 2023, sel kanker kembali muncul dan menyebar ke beberapa bagian tubuh. Ia pun menjalani berbagai terapi lanjutan, termasuk kemoterapi serta sejumlah perawatan medis lainnya. Meski dalam kondisi sakit, Vidi tetap berusaha aktif berkarya hingga akhirnya memutuskan hiatus pada November 2025 untuk fokus pada proses pemulihan.

Pesan Kehidupan dari Seorang Pejuang Mini1221
Di tengah perjuangannya melawan penyakit, Vidi Aldiano dikenal tetap menunjukkan semangat dan sikap positif. Dalam salah satu curhatannya pada Desember 2025, ia bahkan menyebut penyakit yang dideritanya sebagai “hadiah Tuhan” yang memberinya banyak pelajaran hidup.

Ia mengaku penyakit tersebut mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan mengajarkan arti kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur atas hal-hal kecil yang sebelumnya sering terabaikan.

Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Namun semangat serta keteguhannya dalam menghadapi penyakit menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Di usia yang relatif muda, ia tidak hanya meninggalkan karya-karya musik yang dikenang, tetapi juga kisah perjuangan yang mengajarkan arti ketabahan dan harapan.
Selamat jalan, Vidi Aldiano. Warisan semangatmu akan terus hidup di hati banyak orang.

Editor : RRMedia
Sumber : https://jphoki.edgeone.app
Komentar Via Facebook :