PDM Pekanbaru Apresiasi UMRI Dukung PWM Riau Fasilitasi Baitul Arqam Serentak se-Riau
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru, Jabarullah, secara resmi menutup kegiatan Baitul Arqam Muhammadiyah Kota Pekanbaru yang dilaksanakan pada 7–8 Maret 2026 di Kompleks MTs Muhammadiyah (MTs Muda) Binawidya, Pekanbaru.
Kegiatan kaderisasi ideologis tersebut diikuti oleh 30 peserta yang merupakan utusan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta berbagai Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan penguatan materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, ideologi Muhammadiyah, kepemimpinan organisasi, serta penguatan komitmen dalam menjalankan misi dakwah Persyarikatan.
Dalam sambutannya, Jabarullah menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan bagian penting dari proses pembinaan kader Muhammadiyah untuk memperkuat pemahaman ideologi dan komitmen perjuangan.
“Baitul Arqam ini bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi proses penguatan ideologi dan komitmen kader. Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak dakwah Muhammadiyah di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa para alumni Baitul Arqam memiliki tanggung jawab untuk menindaklanjuti pembinaan kader di tingkat cabang dan ranting, sekaligus mengawal penguatan nilai-nilai ideologi Muhammadiyah.
Menurutnya, alumni Baitul Arqam diharapkan mampu memperkuat lima pilar ideologi Muhammadiyah, meningkatkan kualitas manajemen kepemimpinan organisasi, serta menjaga integritas kader yang berlandaskan aqidah yang kokoh dan akhlak yang mulia.
Salah seorang peserta, Suaidi yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Marpoyan Damai, menyampaikan bahwa kegiatan Baitul Arqam memberikan penguatan pemahaman ideologi sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam berkhidmat di Muhammadiyah.
“Kegiatan Baitul Arqam ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai kader Muhammadiyah. Banyak materi yang semakin meneguhkan komitmen kami untuk memperkuat gerakan Muhammadiyah di cabang dan masyarakat. InsyaAllah kami siap menindaklanjuti pembinaan ini dengan mengawal penguatan ideologi dan tata kelola organisasi,” ungkap Suaidi.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) PDM Pekanbaru, Afdal, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kaderisasi yang terus digiatkan oleh PDM Pekanbaru.
Menurutnya, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, PDM Pekanbaru telah melaksanakan sejumlah kegiatan Baitul Arqam di berbagai tingkatan.
“Baitul Arqam ini merupakan kegiatan yang ke-6 yang kami selenggarakan dalam satu tahun terakhir. Sebelumnya kami telah melaksanakan empat Baitul Arqam di tingkat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan satu Baitul Arqam di tingkat pimpinan Persyarikatan,” jelas Afdal.
Pelaksanaan Baitul Arqam ini juga merupakan bagian dari program penguatan kaderisasi yang dilaksanakan secara serentak di enam Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Provinsi Riau, atas imbauan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau.
Sebelumnya, pada 27–28 Februari 2026, kegiatan serupa telah lebih dahulu dilaksanakan di enam PDM lainnya di Riau. Dalam pelaksanaannya, narasumber dan instruktur Baitul Arqam difasilitasi langsung oleh PWM Riau bersama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) guna memastikan proses kaderisasi ideologis Muhammadiyah berjalan secara terarah, sistematis, dan berkualitas.


Komentar Via Facebook :