LAMR Dumai Bersinergi dengan Polda Riau Cegah TPPO Jalur Nonprosedural
Foto: Ist
DUMAI, RANAHRIAU.COM- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai menyatakan komitmennya untuk bersinergi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), khususnya melalui jalur nonprosedural atau ilegal yang kerap membahayakan pekerja migran Indonesia.
Sebagai kota pesisir yang berada di jalur strategis menuju luar negeri, Dumai dinilai memiliki kerentanan terhadap praktik pemberangkatan pekerja migran secara ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Praktik tersebut berisiko tinggi, mulai dari penipuan, eksploitasi tenaga kerja, hingga ancaman keselamatan di negara tujuan.
Melalui kolaborasi ini, LAMR Dumai dan Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan TPPO.
Warga yang mengetahui atau mencurigai adanya keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.
“Keberangkatan melalui jalur resmi sesuai prosedur pemerintah akan memberikan perlindungan hukum, jaminan keselamatan, serta kepastian hak bagi pekerja migran,” demikian imbauan dalam pernyataan bersama.
LAMR Dumai juga menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak tergiur iming-iming pekerjaan di luar negeri tanpa melalui mekanisme yang sah.
Sinergi antara lembaga adat dan aparat penegak hukum ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku TPPO serta memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Dumai dari risiko perdagangan orang.


Komentar Via Facebook :