PMII Pekanbaru: Gudang Solar Terbakar bukan Musibah, Ini bukti Mafia Minyak masih Berkuasa!

PMII Pekanbaru: Gudang Solar Terbakar bukan Musibah, Ini bukti Mafia Minyak masih Berkuasa!

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Ketua Cabang PMII Kota Pekanbaru, Muhammad Arsyad, menyebut kebakaran gudang solar ilegal di tengah permukiman warga sebagai tamparan keras bagi aparat dan pemerintah. Ia menilai peristiwa tersebut bukan sekadar kecelakaan, melainkan indikasi kuat bahwa mafia minyak masih bebas beroperasi di Riau.

“Kalau gudang solar ilegal bisa berdiri dan beroperasi di tengah pemukiman, itu artinya ada pembiaran. Mafia minyak tidak mungkin bergerak tanpa perlindungan atau kelalaian pengawasan,” tegas Arsyad.

Menurutnya, kebakaran itu hanyalah puncak gunung es dari praktik distribusi BBM ilegal yang diduga telah lama menggerogoti Riau. Yang terbakar mungkin satu gudang, tetapi jaringan di belakangnya diduga jauh lebih besar.

PMII mendesak Kementerian ESDM segera mengevaluasi dan mencopot Koordinator SKK Migas Wilayah Riau bila terbukti lalai mengawasi tata kelola distribusi energi.

Tak hanya itu, PMII juga memberi ultimatum kepada Kapolda Riau untuk membongkar aktor utama di balik dugaan mafia minyak, bukan sekadar mengamankan pelaku lapangan.

“Jika tidak ada tersangka kelas kakap yang ditetapkan, maka publik patut curiga. Dan jika tidak ada langkah tegas, kami minta Kapolda Riau dicopot karena gagal menjaga keamanan dan kedaulatan energi daerah ini,” tegasnya.

Arsyad menilai negara tidak boleh tunduk pada jaringan ilegal yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat. Ia menuntut dilakukan operasi besar-besaran dan audit total terhadap seluruh dugaan gudang BBM ilegal di Pekanbaru dan wilayah Riau.

“Jangan tunggu korban jiwa baru bergerak. Jangan sampai rakyat jadi tumbal karena pembiaran mafia minyak,” katanya.

PMII Kota Pekanbaru menyatakan siap turun ke jalan jika kasus ini kembali menguap tanpa kejelasan.

“Jika aparat diam, mahasiswa tidak akan diam. Negara tidak boleh kalah oleh mafia minyak!” pungkas Arsyad.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :