Calon Ketua Umum FKPMR perlu Sosok yang Santun, Pemersatu dan Pemberani
Foto: Ist
RANAHRIAU.COM- Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau yang disingkat dengan FKPMR adalah sebuah wadah tempat berkumpulnya para Pemuka dan Tokoh Masyarakat Riau dari berbagai latar belakang, dari Mantan Gubernur, Mantan Wagub, Mantan Sekda, Mantan Bupati, mantan jenderal, sampai ke Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, Tokoh Adat dan Tokoh Budaya sampai ke Tokoh Politik berkumpul dalam wadah FKPMR.
Di Riau ini ada 3 Lembaga yang memiliki Peran strategis, yakni MUI yang mengurusi persoalan Agama, LAM yang mengurusi persoalan Adat dan Budaya, sedangkan FKPMR mengurusi persoalan politik, kemasyarakatan dan lain sebagainya.
Pasca wafatnya Dr. drh. H. Chadiir, MM yang dulu merupakan Ketua Umum FKPMR, maka saat ini untuk sementara posisi Ketua Umum masih dijalankan Wakil Ketua Umum I (H. Endang Sukarelawan).
Dan pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026, Majelis Kehormatan FKPMR Riau dibawah Kepemimpinan H. Saleh Djasit akan melaksanakan Musyawarah Khusus untuk pemilihan PAW Ketua Umum FKPMR.
Dari sekian banyak Tokoh, Saat ini beberapa yang disebut sebut akan menjadi Calon Ketua Umum FKPMR sepertinya mengerucut menjadi 3 nama, yakni Mantan Wagub dan Mantan Pj Gubernur Riau Drs. H. Raja Mambang Mit, Tokoh Perempuan Riau dan Mantan Anggota DPR RI Hj. Azlaini Agus, SH, MH serta Mantan Wagub dan Mantan Gubernur Riau Brigjen TNI Purn. H. Edy Natar Nasution.
Ketiga Tokoh tersebut telah membuktikan perjuangan dan pengabdiannya selama ini untuk Riau, baik disaat mareka menjabat maupun setelah menjabat.
Mambang Mit adalah Sosok Tokoh yang Santun dan Berkharisma, Tokoh yang waktu menjabat Sekda dan Wagub Riau ini dulu dipanggil "Ayah" ini merupakan Sosok yang memiliki karir yang sukses di Pemerintahan, terakhir beliau menjabat Sekda, Wagub dan akhirnya menjadi Gubenur melanjutkan Kepemimoian H. M. Rusli Zainal, sementara Azlaini Agus dan Edy Natar dikenal sebagai Sosok Tokoh yang tegas dan berani.
Meskipun Bunda Azlaini Agus seorang Tokoh Perempuan, tapi ketegasan dan keberaniannya belum tertandingi oleh Tokoh Perempuan manapun di Riau ini, khususnya dalam memperjuangkan hak hak Riau dan juga selalu berada di garda terdepan dalam Pergerakan Islam di Riau ini.
Sedangkan sosok Edy Natar Nasution yang merupakan mantan Danrem 031 WB ini ketegasan dan keberaniannya tak perlu diragukan lagi, baik semasa menjadi Wagub, Gubernur maupun tak menjabat lagi, bahkan banyak persoalan yang tak bisa diselesaikan pemimpin sebelumnya, bisa diselsaikan oleh Bapak Edy Natar ini, seperti dulu tentang kasus PT SIR dan lain sebagainya.
Bila kita melihat pengalaman masa lalu ketiga Tokoh ini dan komtmen peelrjuangan mareka untuk Riau, maka ketiganya sangat PAS untuk menjadi Ketua Umum FKPMR , tetapi karena Ketua Umumnya cuma satu, maka kilondisi Riau hari ini maka Sosok Edy Natar lebih pantas untuk jadi Ketua Umum FKPMR, beliau akan lebih berani dalam membuat ide, gagasan dan program karena beliau tak memiliki beban hukum pada masa lalunya, sesoran kalau sehebat dan seberani apapun, kalau sudah punya beban masa lalu, maka tak sulit orang lain mengkritisinya. Begitupun saat ini, Edy juga dipastikan memiliki jaringan yang kuat di TNI, di kalangan Tokoh Agama, Pengurus Masjid dan jamaah lainnya karena setiap pekan masih turun untuk Program Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB).
Bila kita melihat kebelakang seakan- akan aspirasi Riau ke Pusat masih kuranh didengar dan Para Pemimpin kita di Riau ini selalu menjadi incaran banyak kasus, padahal pemimpin daerah lain kasusnya lebih banyak tapi belum tersentuh hukum, ini salah satu penyebabnya saat ini Riau kekurangan Tokoh Nasional, Kalau Aceh mungkin mareka banyak Tokoh yang disegani, Sumut ada Tokoh Kuat seperti Luhut, Sumbar ada Fadhli Zon, Bangka Belitung punya Yusril Ihza Mahendra, Sumsel punya Tito Karnavian. Dulu kita memang punya Tokoh seperti Syarwan Hamid yang berhasil memperjuangan pemekaran Kabupaten Baru di Riau, bahkan di akhir hidupnya beliau selain berjuang untuk Riau juga berjuangan untuk Islam. Sekarang beliau sudah wafat, dan Ketokohan kita di Nasional belum sekuat Provinsi lain, maka FKPMR sebagai wadah Para Pemuka dan Tokoh Riau akan lebih berwibawa perlu dipimpin sosok yang Pemberani, sehingga Riau disegani oleh Pusat, maka bila kita bersatu maka tuntutan Riau Istimewah dan lain sebagainya akan terwujud.
Tetapi siapapun yang akan terpih.sebagai Ketua Umum FKPMR mari kita dukung bersana, karena ini adalah wadah para Pemuka dan Tokoh Riau sebaiknya dalam pemilihan Ketua Umum memaikai sistem Musyawarah untuk mufakat, insya Allah para Tokoh kita akan lebih arif dan bijaksana.
Penulis : Zulhusni Domo, Ketum Forum Ummat Islam (FUI) Riau, Mantan Sekum MUI Riau dan Dan Anggota Bidang Keagamaan FKPMR Riau


Komentar Via Facebook :