Dari Keterbatasan Menuju Pengabdian
Kisah Wakil Wali Kota Pekanbaru menggetarkan hati Mahasiswa KIP-Kuliah UIN Suska Riau
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih membelenggu banyak anak bangsa, kisah perjuangan Wakil Wali Kota Pekanbaru menjadi lentera harapan bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.
Dalam kegiatan motivasi dan dialog bersama mahasiswa KIP-Kuliah yang digelar di lingkungan kampus UIN Suska Riau, Wakil Wali Kota Pekanbaru membuka lembaran perjalanan hidupnya, sebuah kisah tentang jatuh bangun, kerja keras, dan keyakinan bahwa nasib tidak ditentukan oleh keadaan, melainkan oleh tekad.
Di hadapan ratusan mahasiswa, ia menceritakan fase-fase sulit yang pernah dilaluinya sejak masa pendidikan hingga akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai pemimpin daerah. Bukan kisah yang dibungkus kemewahan, melainkan cerita nyata tentang disiplin, integritas, dan keberanian untuk terus melangkah meski jalan terasa terjal.
“Keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah. Justru di situlah karakter ditempa. Kerja keras, kedisiplinan, dan kejujuran adalah kunci untuk mengubah masa depan,” tegasnya.
Ia menyebut mahasiswa KIP-Kuliah sebagai generasi terpilih yang mendapat kepercayaan langsung dari negara. Menurutnya, bantuan pendidikan bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah yang kelak harus dibalas dengan prestasi dan pengabdian kepada masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berprestasilah, dan jadilah manusia yang memberi manfaat bagi lingkungan dan bangsa,” ujarnya, disambut tepuk tangan mahasiswa.
Kegiatan ini mendapat respons hangat dan antusias dari mahasiswa KIP-Kuliah. Banyak di antara mereka mengaku tersentuh dan termotivasi, merasa lebih percaya diri untuk menyelesaikan pendidikan serta berkontribusi nyata bagi daerah asal masing-masing.
Presiden Forum Mahasiswa (Forma) KIP-Kuliah UIN Suska Riau, Muhammad Ikhsan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
“Kami ingin mahasiswa KIP-Kuliah tumbuh sebagai insan berintegritas, punya empati, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Melalui dialog inspiratif ini, mahasiswa KIP-Kuliah UIN Suska Riau diharapkan mampu meneladani nilai-nilai perjuangan, ketangguhan, dan kepemimpinan yang ditunjukkan Wakil Wali Kota Pekanbaru serta menjelma menjadi agen perubahan yang hadir dan berguna di tengah masyarakat.


Komentar Via Facebook :