Dr. Saidul Amin Nahkodai MUI Riau, PDM Pekanbaru Titipkan Harapan Besar untuk Umat

Dr. Saidul Amin Nahkodai MUI Riau, PDM Pekanbaru Titipkan Harapan Besar untuk Umat

Foto: Ist

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru Apresiasi Terpilihnya Dr. Saidul Amin sebagai Ketua Umum MUI Riau, Harapan Baru Kepemimpinan Keumatan

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Suasana khidmat dan penuh harapan mengiringi terpilihnya Dr. Saidul Amin, MA sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Riau yang digelar Selasa (23/12/2025).

Momentum ini disambut hangat oleh berbagai elemen umat, salah satunya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru.

Ketua PDM Kota Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos menyampaikan tahniah sekaligus apresiasi atas amanah besar yang kini diemban Dr. Saidul Amin. Menurutnya, terpilihnya sosok akademisi dan ulama tersebut merupakan pilihan tepat dan strategis bagi masa depan pembinaan umat di Riau.

“Dr. Saidul Amin bukan hanya figur ulama, tetapi juga pemimpin intelektual yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia akademik dan keumatan. Ini menjadi modal penting untuk membawa MUI Riau semakin berdaya dan berwibawa,” ujar Jabarullah.

Rekam jejak Dr. Saidul Amin dinilai inspiratif. Selain menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), ia juga dipercaya memimpin Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di Perlis, Malaysia.

Di bawah kepemimpinannya, institusi yang dipimpin menunjukkan perkembangan signifikan dan mendapat pengakuan hingga tingkat nasional dan internasional.

Proses pemilihan melalui mekanisme formatur pun mencerminkan kuatnya kepercayaan para ulama dan tokoh umat. Dari total 15 formatur, Dr. Saidul Amin berhasil meraih 13 suara, mengungguli kandidat lain, Prof. Dr. Munzir Hitami, yang memperoleh 2 suara. Hasil ini menjadi penegas legitimasi moral dan organisatoris yang kuat.

PDM Kota Pekanbaru optimistis, di bawah kepemimpinan Dr. Saidul Amin, MUI Riau akan semakin berperan sebagai penyejuk umat, perekat ukhuwah Islamiyah, serta mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.

“Harapan kami, MUI Riau ke depan tidak hanya kuat dalam fatwa, tetapi juga hadir secara nyata membimbing umat, merespons persoalan zaman, dan menjadi cahaya di tengah dinamika sosial,” tambah Jabarullah.

Musda VIII MUI Riau sendiri menghasilkan jajaran 15 formatur yang merepresentasikan beragam unsur keumatan, mulai dari ormas Islam, akademisi, hingga pimpinan MUI kabupaten/kota dan pondok pesantren. Keberagaman ini menjadi fondasi kuat bagi MUI Riau untuk melangkah bersama, merawat persatuan, dan meneguhkan peran keulamaan di Bumi Lancang Kuning.

Dengan kepemimpinan baru ini, harapan umat pun menguat: MUI Riau diharapkan mampu menjadi rumah besar umat Islam yang inklusif, bijaksana, dan visioner menjembatani nilai-nilai keislaman dengan tantangan zaman yang terus bergerak.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :