Gerak Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113: Hangatkan Pekanbaru dengan Kebersamaan
Foto: ist
PEKANBARU, RANAH RIAU.COM- Ahad pagi (16/11/2025) itu, halaman Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) berubah menjadi ruang penuh senyum. Ribuan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum berdatangan, sebagian membawa anak kecil, sebagian menggandeng orang tua, semua dengan semangat yang sama: merayakan Milad ke-113 Muhammadiyah lewat Gerak Jalan Sehat.
Udara pagi terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan hanya karena matahari mulai naik pelan, tetapi karena sapaan para peserta yang saling bertemu, bertukar cerita, dan tertawa bersama. Ada yang datang dengan seragam komunitas, ada yang datang seadanya, dan ada pula keluarga muda yang mendorong kereta bayi, membaur dalam satu arus besar kebersamaan.
Kampus Utama Umri di Jalan Tuanku Tambusai menjadi titik berkumpul, menjadi saksi betapa ruang pendidikan itu tak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat warga menemukan kegembiraan yang sederhana: berjalan bersama, sehat bersama, dan merayakan kemajuan bersama.
Lebih dari Sekadar Jalan Sehat
Di sekeliling kampus, berbagai kegiatan turut mengisi suasana. Bazar UMKM membawa aroma aneka makanan rumahan; pameran pendidikan menghadirkan wajah-wajah mahasiswa yang dengan ramah menjelaskan program kampus; sementara pemeriksaan kesehatan gratis membuat banyak warga lanjut usia tersenyum lega setelah tekanan darah mereka dicek.
Beberapa orang tampak berkumpul di stan donor darah, saling menyemangati sebelum berbaring sebentar untuk memberi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Tidak sedikit pula yang bersorak gembira saat beasiswa dan voucher dibagikan — ada harapan-harapan baru yang tumbuh pagi itu.
Di tengah keramaian, anak-anak kecil berlari mengejar balon oranye bertuliskan “Milad Muhammadiyah 113”. Mereka melompat kegirangan ketika melihat pintu undian doorprize mulai bergerak, apalagi ketika mengetahui hadiah utamanya adalah paket umroh.
Wajah-Wajah Pemimpin di Tengah Warga
Peserta dilepas oleh Asisten I Setdaprov Riau, H. Zulkifli Syukur, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Meski datang sebagai pejabat, keduanya larut dalam suasana—menyapa warga, berjabat tangan, bahkan ikut tersenyum saat anak-anak meminta foto bersama.
Tak hanya itu, para tokoh Muhammadiyah, dosen, dan mahasiswa Umri terlihat menyambut hangat setiap peserta, menunjukkan bahwa Milad ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga ruang silaturahmi.
Pesan Hangat dari Para Tokoh
Ketua PW Muhammadiyah Riau, Dr. H. Hendri Sayuti, menyampaikan rasa syukurnya.
“Kegiatan ini adalah syiar kebersamaan. Kita ingin memastikan Muhammadiyah selalu hadir membawa manfaat,” ujarnya tenang.
Sementara Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menekankan bahwa Muhammadiyah selama ini menjadi mitra penting bagi pemerintah.
"Kontribusi Muhammadiyah sangat berarti bagi masyarakat. Semoga kolaborasi ini terus terjaga,” katanya.
Asisten I Setdaprov Riau, H. Zulkifli Syukur, menambahkan pesan yang humanis:
“Kesejahteraan itu sederhana. Ia berawal dari tubuh yang sehat dan hati yang lapang. Hari ini kita melihat itu bersama,” tuturnya.
Kebersamaan yang Menguatkan
Gerak jalan sehat pagi itu tidak hanya menunjukkan antusiasme warga Pekanbaru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah organisasi berusia 113 tahun masih sangat relevan dan dekat dengan masyarakat.
Di antara langkah-langkah kaki yang bergerak bersama, di antara tawa dan sapaan, ada pesan yang terasa kuat:
bahwa kebersamaan selalu menjadi energi terbesar dalam setiap gerakan kebaikan.
Milad Muhammadiyah ke-113 bukan sekadar perayaan—ia adalah cerita tentang rumah yang terus hidup, terbuka, dan menguatkan siapa saja yang datang mengisinya.


Komentar Via Facebook :