Semarak Milad Muhammmadiyah ke 113

Gerak Jalan dan Tabligh Akbar: Muhammadiyah Riau Siap Guncang Milad ke-113 dengan Aksi Kolaboratif

Gerak Jalan dan Tabligh Akbar: Muhammadiyah Riau Siap Guncang Milad ke-113 dengan Aksi Kolaboratif

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM— Semangat kebersamaan kembali membara di tubuh Persyarikatan Muhammadiyah. Menyambut Milad Muhammadiyah ke-113 Tahun 2025, organisasi Islam berkemajuan ini kembali meneguhkan peran besarnya bagi bangsa.

Dengan mengusung tema nasional “Membangun Kesejahteraan Bangsa,” Muhammadiyah menyerukan kolaborasi lintas lini dari Pusat hingga Ranting, dari Amal Usaha hingga Majelis dan Lembaga — untuk melahirkan karya nyata demi kemaslahatan umat.

Tema ini menjadi inspirasi dalam Rapat Koordinasi Persiapan Gerak Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113 Provinsi Riau, yang digelar Kamis (13/11/2025) di Aula Pascasarjana Lantai 6 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Milad Muhammadiyah Riau, Dr. H. Imron Rosyadi, ST, MH, dan dihadiri oleh unsur panitia, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta perwakilan majelis dan lembaga se-Riau.

Turut hadir Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMRI yang juga dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Prof. Dr. H. M. Nazir Karim, MA, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya menjadikan Milad bukan sekadar seremoni, tetapi momentum kebangkitan gerakan dakwah yang menggembirakan dan mencerahkan.

“Milad bukan sekadar perayaan, tapi momentum memperkenalkan kembali jati diri Muhammadiyah. Mari kita maksimalkan tenaga dan semangat untuk menyukseskan acara ini, agar keberadaan Muhammadiyah makin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Prof. Nazir dengan penuh semangat.

Kehadiran Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) juga memberi warna tersendiri. Turut hadir Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau, Rizal S, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia Milad, menegaskan komitmen generasi muda untuk terlibat aktif.

“Kami siap bergerak bersama, karena Milad ini bukan hanya milik pimpinan, tapi momentum seluruh warga Muhammadiyah, termasuk generasi muda untuk tampil di garda depan dakwah,” ucap Rizal.

Momentum Refleksi dan Silaturahim

Bagi Muhammadiyah, Milad bukan sekadar momen perayaan. Ia adalah waktu untuk berkaca pada sejarah panjang perjuangan para pendiri, bersyukur atas keberlanjutan gerakan dakwah, sekaligus mempererat silaturahim antarwarga persyarikatan.

"Pertama, Milad ini menjadi ajang refleksi atas perjuangan para pendiri dan tokoh Muhammadiyah terdahulu. Kedua, sebagai wujud rasa syukur karena Muhammadiyah hingga kini tetap eksis dan berkemajuan. Ketiga, Milad juga menjadi sarana silaturahim agar tumbuh kebanggaan dan cinta terhadap persyarikatan,” ujar Imron Rosyadi.

Suasana rapat berlangsung hangat dan antusias. Para peserta menyadari bahwa Milad ke-113 bukan hanya selebrasi usia, melainkan peneguhan kembali misi amar ma’ruf nahi munkar di tengah tantangan zaman.

Rangkaian Kegiatan Semarak Milad ke-113

Untuk memeriahkan Milad ke-113, Panitia Muhammadiyah Riau menyiapkan berbagai agenda yang melibatkan seluruh unsur persyarikatan, mulai dari AUM, majelis, lembaga, hingga organisasi otonom (Ortom).

Dua kegiatan utama menjadi magnet besar bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum:

1. Gerak Jalan Sehat Milad Muhammadiyah
Akan digelar oleh Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada Ahad, 16 November 2025, dengan target 10.000 peserta. Kupon peserta disebar di berbagai titik, dan kegiatan ini akan dimeriahkan dengan Bazar UMKM, Cek Kesehatan Gratis, serta Donor Darah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan, gaya hidup sehat, sekaligus dakwah yang membumi dan menggembirakan.

2. Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah
Rangkaian puncak Milad akan dilaksanakan di Masjid Muhammadiyah Al-Fida Pekanbaru, bersebelahan dengan Kantor PWM Riau atau Kampus Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyah Riau (IPTAR).
Kegiatan ini menghadirkan muballigh nasional dari Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta turut dimeriahkan Bazar UMKM dari sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru.

Kedua agenda besar ini diproyeksikan tidak hanya sebagai ajang syiar, tetapi juga wadah memperkuat interaksi sosial, solidaritas, dan semangat kolaborasi antarwarga persyarikatan.

Bangun Komitmen dan Soliditas Warga Persyarikatan

Menutup kegiatan, Imron menegaskan kembali bahwa semangat Milad ke-113 harus menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen, soliditas, dan profesionalisme seluruh kader Muhammadiyah dalam menjalankan amanah dakwah.

“Kami berharap warga Muhammadiyah di Riau semakin bersemangat beramal shalih, semakin solid dan profesional dalam mengemban amanah di semua level pimpinan, dari wilayah hingga ranting serta terus menebar manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan semangat Milad ke-113, Muhammadiyah Riau meneguhkan diri untuk terus berkhidmat, berkemajuan, dan menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat sejalan dengan cita-cita besar Persyarikatan untuk “Membangun Kesejahteraan Bangsa.”
 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :