Fabem Riau Sampaikan Laporan ke DPP, Kibarkan Bendera Perang Melawan Korupsi

Fabem Riau Sampaikan Laporan ke DPP, Kibarkan Bendera Perang Melawan Korupsi

Ketua FABEM Riau, Heri Guspendri, M.Sos

JAKARTA, RANAHRIAU.COM - Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat, penghancur moral bangsa, dan ancaman bagi masa depan Indonesia. Maka oleh sebab itu, gabungan NGO Indonesia mendeklarasikan perang melawan korupsi.

Gabungan NGO Indonesia terdiri dari berbagai elemen anak bangsa yang cinta tanah air, berlandaskan semangat Pancasila dan UUD 1945, dengan tekad bulat menyatakan Deklarasi gabungan NGO Indonesia perang melawan korupsi.

Dalam deklarasi itu, gabungan NGO menyatakan berperang melawan korupsi sampai ke akar-akarnya, menuntut penegakan hukum yang tegas, jujur, dan tanpa pandang bulu. Membangun budaya bangsa yang bersih, bermoral, dan berintegritas di setiap lembaga dan sendi kehidupan bernegara.

Selain itu, NGO juga berkomitmen menegakkan kepemimpinan yang amanah dan berpihak pada rakyat, sebagai teladan dalam membangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

" Hari ini, kami mengibarkan bendera perang melawan korupsi, dan menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu, menyelamatkan negeri ini dari para koruptor. Kejar mereka walau sampai ke Antartika. Saat ini sudah ada 40 organisasi yang tergabung dalam NGO indonesia yang sudah deklarasikan melawan korupsi," kata Ketua Febem Riau, Heri Guspendri, M.Sos

Setiap organisasi menyampaikan orasinya dalam kesempatan ini, ketua forum alumni BEM Riau, Heri guspendri, M.Sos dalam orasinya menyampaikan siap melawan korupsi demi cinta pada tanah air. Dalam penyampaiannya Riau adalah pantauan peringkat pertama dalam korupsi di tanah air Indonesia. Heri juga menyampaikan laporan-laporan yang terindikasi melakukan dugaan korupsi dan kejahatan lainnya ke DPP fabem.

Sementara itu, Ketua umum DPP Fabem zainudin arayad, S.IP menyampaikan dengan lantang fabem komitmen dalam perang melawan korupsi, dan juga apresiasi kepada ketua Fabem Riau selalu hadir dan suport selalu dalam mengawasi dan melaporkan indikasi dugaan korupsi yang ada di Riau. 

" Tentunya laporan dari fabem Riau akan kita tindak lanjuti kita DPP fabem ke Komisi pemberantasan korupsi, kejaksaan Agung RI, kita masih menunggu data penunjang saja," kata Zainudin.

" Setelah lengkap kita akan buat laporan resmi dari DPP fabem. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk melawan para koruptor yang ada di Riau, dan Indonesia pada umumnya," tutup Zainudin.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :