Puisi tentang Filosofi: Meraba Sajak Tegar, karya Putri Hidayanti Nasution

Puisi tentang Filosofi: Meraba Sajak Tegar, karya Putri Hidayanti Nasution

Meraba Sajak Tegar
Oleh: Putri Hidayanti Nasution

di pucuk-pucuk angkasa, langit pelan suara. Esha menyulam bait angin,
tali hujan putus lamur,
terurai di pendulum umur.

sajak melipat rambut terurai, lihat lumut di bawah polok-pokok rindang, pantai dan pasir berdendang, pada kusut lari gelombang,

yang berlainan adalah

bayangan bening air dikejar alir, kau dengar suara lebah putih di jauhan? mendengung rata serupan nada lompatan hujan.

ada kecebong lincah di tepi pemandian, bagai kunang-kunang hinggap di dahan,
meminjam sinar dari cangkang kumbang,
menari dengan cinta,
menulis puisi dalam lipatan waktu

Ruang Renung, Pekanbaru 2025


Putri Hidayanti Nasution. Kelahiran Pekanbaru, 14 Desember 2003. Sedang menempuh pendidikan S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Riau.

Alumni SMAIT Fadhilah Pekanbaru. Suka membaca puisi dan memancing. Bagian dari Community Pena Terbang (COMPETER) - Pekanbaru. IG: @flowerchozy

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :