Ojek Online Ini Ekspansi Di Pekanbaru, Minat.?

Ojek Online Ini Ekspansi Di Pekanbaru, Minat.?

Pekanbaru, RanahRiau.com- Sebagai ibu kota salah satu provinsi terkaya, Kota Pekanbaru berkembang pesat dan menjadi incaran investor. Seperti pebisnis ojek online, baik perusahaan nasional maupun lokal, yang kini mencoba peruntungan di Kota Bertuah.

Salah satu di antaranya adalah PT Go Jek Indonesia. Pionir jasa ojek online di Indonesia ini sejak beberapa pekan terakhir melakukan proses rekrutmen karyawan sebagai driver atau pengemudi di kompleks perkantoran Sudirman Square Blok A-5 di bilangan Sudirman Kota Pekanbaru.

Seorang pelamar Go-Jek Pekanbaru bernama Yoghi mengatakan, ia mengetahui rekrutmen Go-Jek Indonesia di Pekanbaru melalui grup Lowongan Kerja di sosial media Facebook. "Saya tahu ada rekrutmen dari grup lowker (lowongan kerja) di Facebook," kata Yoghi


Dikatakannya juga, ia melakukan pendaftaran sesuai dengan petunjuk yang diberikan dari postingan dalam grup berupa poster rekrutmen. Tribun kemudian melakukan pelacakan melalui grup dimaksud. Di sana, dijumpai poster rekrutmen Go-Jek Pekanbaru dalam salah satu postingan. Dalam poster tersebut, pelamar diarahkan untuk mendaftar dengan cara mengirim pesan singkat ke nomor 0822 1313 1306.

Tak hanya Yoghi yang mendaftarkan diri. Belasan orang lainnya ikut mengikuti proses seleksi. “Setiap hari, ada belasan orang yang datang untuk ikut seleksi,” sebut seorang staf PT Go-Jek.

Staf tersebut mengatakan, untuk bisa mengikuti sesi interview, pelamar terlebih dahulu menunjukkan beberapa syarat. "Harus bawa KTP, SIM C, STNK motor, SKCK atau Surat Domisili jika tak memiliki KTP Pekanbaru. Seluruh dokumen tersebut harus dalam status masih berlaku. Tidak bisa kalau sudah tidak berlaku lagi," ujarnya.

Kemudian, setelah menerima pesan singkat balasan, pelamar akan diarahkan untuk mengikuti arahan lanjutan di kantor Go-Jek Pekanbaru.

Di sana pelamar juga akan didaftarkan ke dalam aplikasi Go-Jek Indonesia untuk kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai driver Go-Jek Indonesia di Pekanbaru. Daerah operasional driver Go-Jek nantinya tidak ditentukan oleh batasan apapun sepanjang masih dalam wilayah Kota Pekanbaru.

Pengaturan jam kerja bisa dilakukan sepenuhnya oleh driver Go-Jek melalui mekanisme pengaktifan aplikasi. "Wilayah kerjanya se-Pekanbaru. Tidak ada batasan ruang kerja. Hanya saja, untuk mencari pelanggan, akan dicocokkan dengan lokasi tempat tinggal si driver, supaya tidak terlalu jauh dia menjemput pelanggan," kata staf tersebut.

"Kalau untuk jam kerja lebih menarik lagi. Ngaturnya suka-suka aja. Mau kerja, ya tinggal di online kan saja aplikasi di smartphonenya. Nanti, kalau mau off (istirahat), ya tinggal di offline kan saja. Gampang," tambahnya.

Sayang, ketika ditanyakan terkait jumlah pelamar Go-Jek Pekanbaru, dia enggan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. "Pastinya sudah banyak jumlah pelamarnya. Beroperasinya dalam waktu dekat, nanti ada informasi lebih lanjut kepada masing-masing driver," kata dia.

Ketika Tribun menelusuri perusahaan transportasi asal Ibukota Jakarta itu melalui aplikasi Go-Jek Indonesia pada smartphone android, peta wilayah Kota Pekanbaru melalui sistem GPS sudah dimunculkan. Namun, ketika ketika hendak melakukan order layanan melalui Go-Ride, muncul pemberitahuan bahwa layanan dimaksud belum mendukung.

Begitu pula dengan Humas Go-Jek Indonesia Rindu Ragilla juga belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut tentang rencana Go-Jek beroperasi di Pekanbaru.

Selangkah lebih maju, PT Tekno Solusi Kita malah sudah siap beroperasi di Kota Bertuah. Operator Teknojek tersebut sudah merekrut beberapa pengemudi ojek. “Saat ini, driver kita masih di bawah 50 orang. Hingga akhir tahun nanti kita targetkan 200 driver,” kata perwakilan TeknoJek Pekanbaru, Kalvin, seraya menambahkan Kota Pekanbaru adalah sebagai kota kedua tempat operasional Teknojek di Sumatera.

Operator ojek onlien yang bermarkas di ibu kota negara, Jakarta, tersebut menawarkan sejumlah layanan, seperti antar jemput orang, pengiriman barang atau makanan dan layanan belanja. Saat ini, masyarakat sudah bisa mengunggah aplikasi ini melalui Google Playstore dan bisa melakukan registrasi.

Kalvin mengatakan, bagi yang ingin menjadi driver Teknojek bisa melakukan registrasi di website resmi Teknojek. "Driver bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Tentunya, dengan sistem online skema penghasilan driver lebih jelas," paparnya.

Adapun sistem pembayaran layanan ini bisa dilakukan secara tunai kepada driver ataupun melalui kartukredit atau saldo yang telah didaftarkan melalui akun pengguna Teknojek.

"Tarif yang kita tawarkan sangat transparan. Yakni sesuai dengan jarak tempuh. Pengguna cukup memilih lokasi awal dan lokasi tujuan, maka sistem dengan otomatis memberikan besaran biaya yang harus dibayar," urainya.

Kalvin menyebut alasan pihaknya memilih Pekanbaru yakni karena kota ini tengah berkembang pesat beberapa tahun ini. "Tentunya ini selaras dengan pasar ojek online sangat besar. Diperkirakan pemesanan aplikasi akan terus meningkat dibandingkan dengan pemesanan (ojek) konvensional," terangnya.

Apalagi, generasi yang memanfaatkan gadget untuk memenuhi keperluan mereka akan terus meningkatkan pasar ojek online. "Dengan begitu peluang serta potensi pasar ojek online cukup menjanjikan," kata Kalvin.

(Tribunpekanbaru)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :