Bawa Pesan Pemilu Damai, Perwira Humanis Kunjungi Kampung Cabang Galah

Bawa Pesan Pemilu Damai, Perwira Humanis Kunjungi Kampung Cabang Galah

TEMPULING, RANAHRIAU.COM- Kokok Ayam baru saja selesai. Namun, Matahari masih enggan hadirkan cahayanya yang elok. Embun pun belum beranjak turun ke tanah dari daun yang rindang. Namun tidak bagi seorang Perwira Polisi yang gagah perkasa, yang sudah terlebih dahulu bergegas menuju ke titik tujuan sasaran. 

Adalah Obsen Samosir SH, perwira yang berpangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi) ini merupakan Pimpinan wilayah hukum Sektor Tempuling, namanya cukup dikenal ramah dan kerap menyatu pada semua komponen masyarakat.

Hari itu, Jum’at 5 Desember 2024, ternyata menjadi momen epik sepanjang catatan sejarah penting dan berharga bagi karir Perwira menengah yang kini menjabat sebagai Kapolsek Sektor Tempuling, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Polda Riau.

Catatan bersejarah itu hadir dari rasa empati dan juga kepedulian yang sangat tinggi darinya kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Selain itu, amanah yang diemban juga ia junjung tinggi dengan penuh tanggung jawab sebagai Polisi humanis dalam mengayomi masyarakat pada wilayah tugasnya.

Tanpa panjang lebar sang perwira pun keluarkan instruksi untuk bergerak, “Semoga perjalanan kita lancar, ayo berangkat,” Ucap Perwira menengah itu dengan penuh semangat mengajak semua anggotanya turun ke sebuah kampung bernama Dusun Cabang Galah.

Mobil Polsek Tempuling pun berangkat menyusuri jalan membawa buah tangan untuk masyarakat.

Dibelakang terlihat beberapa anggota lainnya menyusul menggunakan sepeda motor.

Sambil menikmati perjalanan pagi itu, AKP Osben Samosir mengatakan jarak tempuh lintasan jalur darat untuk bisa menuju ke Desa Mumpa lumayan cukup jauh, yakni lebih kurang 15 Kilometer.

Tak henti sampai disitu saja, Pria dengan pangkat AKP beserta anggotanya, saat tiba di Desa Mumpa langsung menuju ke Pelabuhan. Pompong kayu yang sudah biasa menjadi transportasi masyarakat pun berangkat membawa misi kebahagiaan untuk masyarakat yang sudah menunggu sejak lama, bahkan ketika matahari belum munculkan batang hidungnya.

“Mari kita lanjutkan perjalanan di Sungai Indragiri dengan membawa misi kebahagiaan serta pesan Pemilu Damai 2024 ke masyarakat,” kata AKP Osben Samosir SH.

Pompong dinakhodai Abdullah (45 tahun), warga dari Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling bergerak membelah Sungai Indragiri seakan-akan menambah catatan dalam perjuangan Perwira Kepolisian di Sektor Tempuling bersama anggotanya.

Jarak tempuh yang dilalui di Sungai juga tidak ada bedanya dengan lintasan darat, Perjalanan mengarungi Sungai Indragiri itu lebih kurang sekitar 3 jam.

Air sungai yang pekat dengan warna kecoklatan dan hembusan angin sepoi-sepoi menambah cita rasa tambahan dalam pengalaman yang didapatkan sang Polisi Pengayom.

Tidak terasa, Pompong itu sudah tiba pada titik tujuan. Begitu sampai pada lokasi, rupanya Perwira dan anggotanya itu sudah ditunggu sejumlah tokoh masyarakat di Parit 6, Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa.

Ketika turun dari pompong, Perwira yang sudah mengenakan sepatu tinggi petani itu langsung disambut dengan hati yang riang gembira oleh masyarakat di Dusun Cabang Galah, kehadiran Sang Perwira bagai obat gundah saat masyarakat sedang kesusahan.

Pasalnya, banjir yang ada sudah sejak lama merendam Kampung Cabang Galah dan telah membuat aktivitas harian masyarakat menjadi sangat terbatas.

Perekonomian juga menjadi terancam, tanaman dan hasil kebun dikhawatirkan tak bisa lagi menghasilkan seperti biasanya akibat terendam. Jika hari panas air akan surut, jika hari hujan maka debit air akan bertambah lagi.

Akses jalan tanah yang terendam air juga sulit dilewati kendaraan apapun termasuk saat jalan kaki, tidak ada tempat untuk berobat di Cabang Galah.

Memahami kondisi itu, Sang Perwira pengayom itu turut prihatin dan memberikan sumbangsih berupa buah tangan dalam bentuk sembako ke 15 KK masyarakat yang terdampak banjir.

“Ada 15 KK yang terdampak banjir di Cabang Galah, kita dari Kepolisian tentu turun prihatin atas kondisi yang terjadi saat itu, bagaimana pun kita harus tetap bersabar,” kata AKP Obsen Samosir memberikan energi positif agar Masyarakat tidak putus asa.

Buah tangan yang diberikan kepada 15 KK itu merupakan bagian dari program Polri diberi nama “Amal Bhakti Sosial Jum’at Barokah”.

“Kita bersyukur bisa berbagi kebaikan kepada masyarakat disini (Cabang Galah, red) pada program jum’at barokah. Seperti yang sudah dilakukan baik dari tingkat Polres, Polda hingga Polri Pusat. Saat ini sasarannya adalah masyarakat yang terdampak banjir, di Kampung Cabang Galah,” sebut Perwira yang baik hati itu.

Pada kesempatan yang baik ini, Kapolsek Tempuling juga menyampaikan kepada masyarakat agar tetap hati-hati, terutama adanya kemungkinan buruk meningkatnya air yang bisa terjadi kapan saja, “Lebih baik selalu waspada”, imbaunya.

AKP Osben Samosir SH juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan segala bentuk harta dan dokumen penting untuk dijaga dengan sebaik mungkin.

Selain mewujudkan rasa kepedulian kepada masyarakat Cabang Galah dalam bentuk bantuan sembako pada program Jum’at Barokah, Perwira AKP Obsen Samosir tidak lupa menyampaikan beberapa poin penting tentang menjaga situasi agar terus tercipta pemilu yang damai pada saat pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang.

“Bapak Ibu yang punya hak suara pada pesta demokrasi nanti, sayang sekali kalau Golput. Walaupun nantinya Bapak Ibu saling berbeda pilihan bukan berarti kehidupan sehari-hari juga mesti berlawanan, harus sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” begitulah pesan humanis yang disampaikannya kepada masyarakat Cabang Galah.

Diantara poin penting lainnya juga disampaikan kepada masyarakat bahwa Hoax disaat jelang pemilu sangat rawan beredar. Adu domba lewat isu mudah saja diciptakan orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk antisipasi hal-hal yang terjadi dan secara masif, AKP Osben Samosir SH mengajak masyarakat Cabang Galah untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib ataupun lembaga penyelenggara pemilu seperti PKK atau Panitia Pengawas Kecamatan serta pihak berwajib.

“Segera laporkan, jangan mau dipecah belah oleh kabar yang tidak benar. Bapak Ibu juga harus mampu menahan diri untuk tidak menerima politik uang,” pesan itu diterima baik oleh masyarakat Cabang Galah.

Masyarakat yang terdampak merasa sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian Polisi Sektor Tempuling yang telah mengunjungi tempat tinggal mereka.

“Alhamdulillah, kehadiran bapak Kapolsek Tempuling dan anggota cukup membuktikan bahwa masih banyak sosok pengayom yang baik, seperti dibawah kepemimpinan bapak AKP Obsen Samosir,” ujar Abdul Hakim (57 tahun) selaku salah satu tokoh masyarakat di Cabang Galah.

“Juga terimakasih pak Polisi yang sudah bersikap humanis kepada kami masyarakat di pelosok desa ini,” tambah Pria Paruh baya yang dipercaya sebagai tokoh masyarakat dengan raut wajah yang terharu.

Usai menyerahkan bantuan dan pesan humanis Pemilu Damai 2024 disampaikan, Kapolsek Tempuling beserta jajaran pun harus kembali pulang mengarungi sungai Indragiri.

Saat perjalanan pulang pukul 14.00 wib, Kapolsek Tempuling, Perwira Osben Samosir dan juga jajaran sempat diguyur hujan deras yang memaksa mereka untuk istirahat sejenak di Rumah warga sebelum melakukan perjalanan pulang, saat sudah reda Perwira itu kemudian melanjutkan pulang hingga selamat saat tiba di kantor Mapolsek Tempuling. 

Editor : Syaiful
Komentar Via Facebook :