Dobrak Senayan untuk Riau Hebat, Irwan Nasir sempat jual Rumah demi Pemekaran Meranti

Dobrak Senayan untuk Riau Hebat, Irwan Nasir sempat jual Rumah demi Pemekaran Meranti

Foto: Ist

MERANTI, RANAHRIAU.COM- Calon Legistatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pilihan (Dapil) Riau 1, Drs. Irwan Nasir, M.Si dari Partai Persatuan Kebangkitan Bangsa (PKB) Kampanye ke Pelosok Desa. Irwan adalah salah satu pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga sempat pertaruhkan Rumah miliknya. Rabu (10/01/2024)

Irwan Nasir merupakan tokoh yang terlibat aktif terhadap pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, ia berhasil menjadikan Meranti yang dulu bergantung kepada Bengkalis kini berdiri sebagai Kabupaten sendiri. Dengan perjuangan totalitas Irwan dipercayakan masyarakat Meranti untuk menjadi Bupati selama 2 periode. Perjuangan Irwan tak sampai di situ saja demi memajukan Meranti kini beranikan diri untuk pencalonan Caleg DPR RI.

Pada Rabu (10/01/2024) Irwan menggelar Kampanyenya di Kecamatan Rangsang.  Acara itu dilaksanakan dari pagi hingga sore hari di dua desa yakni Desa Penyagun dan Desa Tanjung Samak, dirinya bersama rombongan tim relawan pemenang.

Pada waktu pagi di Desa Penyagun Irwan dan Tim disambut ratusan warga antusias yang sudah menunggu dilokasi acara kampaye. Rombongan turut mendampingi Irwan. Ketua Tim Relawan Provinsi Drs. Idris, S.Km Ketua tim relawan Meranti Rudi Junaidy Caleg DPRD Anton, SH.MH Caleg DPRD Provinsi Herman, SH serta ketua srikandi dan kawan-kawan (DKK).

Kegiatan ini dimulai Rudi Junaidi selaku ketua tim relawan dengan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang berpatisipasi untuk hadir dalam kampaye caleg DPR-RI yang ia dukung.

"Alhamdulillah, kita telah sampai di Desa Penyagun dalam rangka untuk bersilahturahmi serta berkampanye untuk memenangkan putra daerah kita yang maju untuk merebutkan kursi di Senayan. Terima kasih bapak-ibu yang sudi hadir" ujarnya Rabu siang (10/01/2024)

Masih dalam sambutan Rudi, sedikit saya jelaskan bahwa Meranti butuh perkembangan baik infrastruktur, jalan serta tranportasi. Jika kita mengharapkan APBD Kepulauan Meranti maka pembangunan dapat dipastikan akan cukup lama realisasi nya ditambah lagi APBD kita hanya 1.2 T saja. Kita butuh orang-orang baik di Provinsi dan di pusat untuk menjadikan Meranti skala prioritas.  Dengan anggaran yang ada di provinsi dan pusat untuk masuk ke Meranti.

Nah, perlu adanya orang-orang yang berada di situ harus yang tinggal di daerah dan memang rumahnya di Meranti karena pasti akan memikirkan tempat kelahirannya.  Seperti Pak Drs. Irwan Nasir rumahnya memang di Selatpanjang dan memang orang tempatan. 

Pak irwan ini adalah salah satu tokoh pejuang pemekaran Meranti, ia juga pernah menjual rumahnya agar Meranti bisa mekar secara administrasi. Dan di percayakan masyarakat meranti menjadi Bupati selama 2 priode. Perjuangan yang luar biasanya tersebut karena beliau memang ingin Meranti ini dikenal dan maju.  Sehingga menjadi tangung jawab kita bersama untuk sama-sama memilih beliau demi Meranti yang kita cintai.

Singkat saja, saya mau berpantun "Kalau ada pelita kenapa pakai lilin kalau ada budak kita kenapa pilih yang lain" jika kita pilih orang luar maka merana 5 tahun ke depan karena pastinya akan prioritas daerahnya. Jangan karena uang 100 ribu 5 tahun kita merana.

Terakhir, jangan lupa Kertas warna kuning nomor partai 01 Nomor calon 03 atas nama Drs. Irwan Nasir. PKB Solit PKB Menang,"tutupnya.

Sementara itu, Irwan bercerita sedikit dalam kampanye tentang mirisnya Meranti punya DPR RI tapi menurutnya mereka tidak tahu Kabupaten Meranti.

"Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh hadirin yang saya tidak dapat sebutkan satu persatu. yang saya hormati rekan-rekan dari badan pengawas pemilu, bapak-bapak dari TNI Polri serta seluruh petugas yang ikut mengawasi jalannya kampanye tatap muka pada sore yang berbahagia ini bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati,"ujarnya.

Bicara masalah pemilu yang akan memilih anggota DPR RI selama ini kita juga sudah punya anggota DPR RI untuk Kabupaten Kepulauan Meranti ini termasuk dalam daerah pemilihan yang disebut dengan dapil Riau 1 dapil yang satu ini termasuk Kepulauan meranti ada tujuh anggota DPR RI.

Tetapi, saya yakin dan percaya Bapak Ibu sekalian dari 7 anggota DPR RI yang Mewakili kita di pusat sana saya yakin banyak sekali di antara mereka tidak kenal dengan Meranti apalagi dengan Pulau Rangsang apalagi dengan Kecamatan Rangsang oleh karena itulah ibu-ibu sekalian saya hari ini datang kemari saya datang atas nama partai kebangkitan bangsa partai PKB partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama kami datang ke sini untuk menetap muka ingin bersilaturahmi bahwa partai PKB melalui saya caleg nomor 3 untuk DPR RI berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan di Kepulauan Meranti.

Demi percepatan pembangunan Irwan meminta dukungan kepada warga agar dapat mengupayakan Meranti sebagai Prioritas di senayan. Menurutnya dengan cara itulah anggaran pusat mudah disalurkan ke Meranti.

"Khusus di Kecamatan Rangsang dan sekitarnya ini bapak Ibu sekalian yang saya hormati 10 tahun saya jadi Bupati di sini kita membangun Puskesmas Puskesmas yang layak di sini kita membangun sekolah-sekolah yang layak kita membangun jalan-jalan bagaimana jalan-jalan di desa-desa terpencil itu bisa terhubung,"katanya

Dengan APBD kita yang lebih kurang sekitar 1.2 T dalam meningkatkan pembangunan itu proses realisasinya dapat saya pastikan memakan waktu yang sangat lama. Nah anggaran yang berada di provinsi maupun pusat jika kita yang duduk di senayan maka dapat genjot ke Meranti dana tersebut.  Kita perlu dukungan ibu-bapak untuk itu.

Di Desa yang kedua yakni Tanjung Samak 

Berikut pemaparan dan harapanya dalam program pengurusan administrasi dipermudah :

Sebetulnya niat saya yang satu ini belum kesampaian di Kecamatan Rangsang ini yaitu membangun kantor imigrasi dan menyiapkan pelabuhan internasional untuk saudara-saudara kita yang banyak sekali tinggal di Malaysia itu ketika akan berangkat ke kukup tak perlu lagi lewat Selatpanjang dan lewat Tanjung Balai Karimun.

Ibu-ibu dan Bapak-bapak sekalian usaha itu sudah kita mulai tahun 2019 yang lalu saya sudah mempersiapkan kantor imigrasi Bisa beroperasional di Tanjung Samak ini. Kantornya sudah kita carikan alat-alatnya juga sudah kita siapkan kita juga sudah MOU dengan imigrasi Selatpanjang tetapi, apa mau dikata akhir 2019-2020 sampai 2021 seluruh dunia dilanda penyakit yang namanya covid-19 sehingga kita semuanya harus tinggal di rumah selama hampir 2 tahun sehingga program tersebut akhirnya berhenti di tengah jalan.

Saya kemarin sempat bertemu dengan Imigrasi kelas panjang saya tanyakan kembali bagaimana kelanjutan Kantor Imigrasi di Tanjung Samak katanya Pak alat-alatnya masih lengkap masih utuh tapi isinya belum keluar karena belum ditindaklanjuti isinya di Jakarta jadi ini semua masih harus didorong masih harus diusahakan agar Menteri-Menteri Kehakiman itu menyetujui bahwa Tanjung Samak merupakan salah satu poin tempat boleh diterbitkannya paspor dan menjadi tempat boleh dari sini memberangkatkan orang ke luar negeri untuk ibu bapak sekalian kita butuh wakil kita untuk duduk di Jakarta untuk duduk di DPR RI di pusat karena ini tidak akan selesai kalau diurus oleh pemerintah Kabupaten kecuali ada mungkin koneksi Bupati teman-teman dia di DPR RI yang bisa membantu menguruskan ini untuk itulah. 

Sudah 3 tahun pensiun namun saya melihat ada beberapa hal penting menurut saya belum selesai saya ingin itu bisa dituntaskan dan itu segera bisa beroperasi di Tanjung Samak, oleh karena itulah saya datang di sini saya mohon dukungan dari kita semua saya mohon bantuan di kita semua besok tanggal 14 Februari kita akan pemilihan umum di situ kita akan memilih wakil-wakil kita untuk DPR RI di Jakarta saya mencalonkan diri dengan program salah satunya untuk menuntaskan kantor imigrasi tadi oleh karena itu saya mohon ibu-ibu bantu saya bapak-bapak pilih saya nanti supaya saya bisa duduk di DPR RI supaya saya bisa mengurus lagi Kantor itu.

Jangan lupa dikertas warna kuning nomor partai 01 caleg nomor urut 03 atas nama saya sendiri. "Kalau ada pelita buat apa pakai lilin kalau ada budak kita buat apa cari yang lain" Pungkasnya

Acara ditutup dengan satu buah lagu dibawakan Irwan dan foto bersama.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :