Polisi Bakar 15 Unit Rakit Tambang Emas Ilegal di DAS Singingi
Salah satu rakit PETI yang dibakar APH
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Wilayah hukum Polsek Singingi Hilir, jajaran Polres Kuansing memang dikenal sebagai wilayah pertambangan di kabupaten Kuantan Singingi. Disana ternyata sudah banyak sekali tambang emas Ilegal Beroperasi.
Banyaknya penambangan emas tanpa izin atau ilegal tepatnya di desa Tanjung Pauh itu ternyata sudah meresahkan masyarakat. Oleh karenanya, Polsek Singingi Hilir menjadi geram, sehingga dilakukan penertiban sekaligus penindakan.
Tidak tanggung-tanggung, Kapolsek Singingi Hilir AKP Agus Susanto, S.H, MH., Terjun langsung ke lokasi pertambangan bersama 20 personil Polsek Singingi Hilir, Kamis (08/06), pagi.
Kapolsek Singingi Hilir AKP Agus Susanto, S.H, MH menjelaskan, setibanya di lokasi pertambangan, dirinya bersama 20 personil langsung melakukan penyisiran sungai Singingi, yang mana dari laporan masyarakat daerah aliran sungai tersebut sudah dijadikan sebagai lokasi tambang emas ilegal. Alhasil, Tim Opsnal berhasil menemukan sedikitnya ada 15 unit rakit PETI.
" Ada 15 unit rakit dompeng berhasil ditertibkan 5 Buah Rakit dompeng di Sungai Singingi jalan PT.RAPP dan 10 rakit dompeng di Sungai singingi areal KUD Timbul Sakato. Semua peralatan kita rusak dengan cara dibakar, supaya tidak bisa digunakan lagi," terang Kapolsek.
Dijelaskan Kapolsek, penertiban PETI di Desa Tanjung Pauh dilakukan berdasarkan surat dari Koperasi Timbul Sakato Desa Tanjung pauh tentang bantuan pengamanan areal koperasi timbul sakato terhadap aktivitas PETI.
Selain melakukan penertiban, sekaligus penindakan, sambung kapolsek, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan masyarakat sekitar agar melaporkan kembali apabila PETI di lokasi tersebut kembali beroperasi.
Kemudian, sambung Kapolsek, terhadap pelaku ia menghimbau supaya tidak lagi melakukan kegiatan ilegal tersebut. Karena, apabila dijumpai dilapangan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan dan memproses sesuai hukum yang berlaku.
" Terima kasih kepada masyarakat yang telah turut serta membantu Polri dalam rangka pemberantasan PETI dengan memberikan informasi serta kepada rekan wartawan yang selalu berkontribusi dalam menyampaikan informasi terkait adanya aktivitas PETI". Ujar Kapolsek mengakhiri.


Komentar Via Facebook :