Dilaporkan Kades, Satu Unit Rakit PETI Hangus Dibakar, Satunya Lagi Aman

Dilaporkan Kades, Satu Unit Rakit PETI Hangus Dibakar, Satunya Lagi Aman

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polsek Benai, jajaran Polres Kuansing, kian meresahkan meski seringkali dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai. Yang mana, kepala Desa Pulau Ingu, Dede Kurniawan, S. Hum telah melaporkan adanya aktivitas PETI di desanya kepada Kapolsek setempat.

"Iya, kepala Desa Pulau Ingu telah melaporkan adanya aktivitas PETI yang telah meresahkan masyarakat dan telah merusak lingkungan di desanya melalui pesan WhatsApp," ujar Kapolsek Benai, Ipda A. Candra Widodo, SH.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek IPDA Candra Widodo langsung bergerak menuju TKP, dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi penambangan yang dilaporkan Kades Pulau Ingu, bersama tiga personil.

Alhasil, polisi tidak menemukan adanya aktivitas PETI yang dilaporkan Kepala Desa Pulau Ingu, namun ada 2 (Dua) rakit PETI yang ditemukan parkir dan tidak beroperasi di seberang Desa Pulau Ingu yaitu di Desa Pulau Kalimanting. 

Setibanya di Desa Pulau Kalimanting, personil Polsek Benai langsung melakukan penyisiran di sepanjang tebing Desa Pulau Kalimanting, sehingga menemukan dua unit rakit PETI yang tidak beroperasi.

"Ada dua rakit yang kami temukan, namun hanya satu rakit yang bisa terjangkau untuk ditarik ke tebing, dan langsung dirusak dengan cara dibakar. Sementara satu rakit lagi berada di tengah sungai yang berjarak sekitar 15 meter dari tebing dan tidak bisa dijangkau oleh personil untuk ditarik ke tebing," pungkas Kapolsek.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :