Kades Palkun dan Ketua BPD Keluhkan Jalan Rusak, Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Bengkalis

Kades Palkun dan Ketua BPD Keluhkan Jalan Rusak, Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Bengkalis

Sulaiman, Ketua BPD Desa Palkun Saat di wawancarai Wartawan

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Kondisi jalan poros atau jalan utama yang menghubungkan di tiga Desa yakni Desa Kelemantan, Desa Palkun dan Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis mengalami rusak parah. Warga setempat pun berharap sekali kepada pemerintah agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan.

Demikian ini disampaikan Sulaiman, Ketua BPD Desa Palkun, kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022) di Bengkalis. 

Sulaiman mengatakan, kerusakan jalan yang rusak parah itu sangat terganggu dan menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat serta mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Apalagi terjadi ketika saat air laut pasang naik sampai ke jalan, atau pun ketika di musim hujan tiba.

"Nah, hari ini musim panas, saat ini terjadinya debu. Apa bila kendaraan roda empat melintasi sepanjang jalan tersebut, sehingga menimbulkan debu yang sangat tebal. Kita takut debu ini nantinya efeknya berpengaruh kepada kesehatan warga setempat," ungkap Sulaiman, Ketua BPD Desa Palkun yang sering menerima aspirasi masyarakat. 

Sulaiman menambahkan, akibat jalan yang begitu parah, pengguna jalan pun otomatis terganggu untuk kelancaran berbagai aktivitas warga. 

"Ia berharap, pemkab melalui dinas terkait segera memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas di wilayahnya tersebut," harap Sulaiman. 

Tak hanya itu, Kepala Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis Samsul mengungkapkan, bahwa jalan ini juga adalah jalan utama untuk sarana penunjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Karena jalan ini adalah jalan utama penghubung antar desa," ujar Kades Palkun Samsul. 

Samsul menuturkan, jalan yang rusak ini tidak hanya di lewati warga di Desa kami saja. Tetapi ada juga masyarakat dari Kecamatan Meranti yakni dari Desa Tanjung padang, Desa Dedap, Desa Bandul, Desa Kudap dan lainnya yang menyebrang ke Bengkalis. 

"Katanya lagi, Samsul meneruskan, jalan yang rusak ini jika kita mengunakan dana desa (DD) atau dana lain, rasanya tidak mungkin kami lakukan. Sebab dana desa hanyalah untuk keperluan infrastruktur di Desa Palkun," jelasnya. 

Ia mengaku, APBDes tidak bisa memperbaiki jalan tersebut, karena jalan yang rusak itu termasuk jalan kabupaten. Sehingga bukan kewajiban desa untuk melakukan perbaikan jalan.

Foto: Ruby Handoko, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, bidang Ekonomi dan Pembangunan

Menanggapi jalan rusak parah dari Desa Kelemantan dan Desa Sekodi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Ruby Handoko menyampaikan, pada jalan poros atau jalan utama yang rusak dari Desa Ketam Putih sampai ke Desa Sekodi  sudah di anggarkan sebesar Rp 20 Miliar tahun 2022.

Pertama, dari jalan Desa Ketam Putih ke Desa Kelemantan dengan anggaran sebesar Rp 10 Miliar. Dan kedua, dari Kelemantan ke Desa Sekodi sebesar Rp 10 Miliar. Pada pekerjaan tersebut di bagi menjadi dua paket pekerjaan yang akan di kerjakan tahun ini. 

"Menurutnya, jalan yang rusak di Bengkalis sudah menjadi perhatian dan prioritas kami di DPRD Bengkalis. Dan kepada masyarakat agar bersabar," kata Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Ruby Handoko sapaan akrabnya Akok saat di hubungi wartawan. 

Diakui Akok, kalau perbaikan jalan poros dan pembangunan infrastruktur di daerah Bengkalis adalah sebagai bentuk perhatian Pemkab dan DPRD Bengkalis atas kerusakan jalan yang membuat masyarakat kesulitan beraktivitas dan lain sebagainya. 

"Selanjutnya, secara teknisnya nanti dinas terkaitlah yang mengatur semuanya. Kedepan, diharapkan semua instansi terkait dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksi yang ada. Mari kita sukseskan pembangunan di Kabupaten Bengkalis," pungkasnya. 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :