Bukan hanya Pungli biaya Persalinan, Ternyata pungli juga terjadi di Biaya Operasional Ambulans

Bukan hanya Pungli biaya Persalinan, Ternyata pungli juga terjadi di Biaya Operasional Ambulans

BANGKINANG, RANAHRIAU.COM- Puskesmas Gunung bungsu tidak seperti hari biasanya, Selasa (23/11/2021) di penuhi oleh Perwakilan masa dari Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat ( AMPJR) , Kepala Dinas Kesehatan, Kabid pelayanan Kesehatan dan Kepala BPJS Kabupaten Kampar serta beberapa orang perwakilan Korban untuk menyelesaikan persoalan pungutan Liar yang dilakukan Oleh Oknum petugas puskesmas Gunung Bungsu terhadap masyarakat Bersalin.

Fauzul Azmi selaku koordinator lapangan AMPJR kepada wartawan ranahriau.com mengatakan apa yag terjadi pada hari adalah kejadian yang sangat memilukan, bukan hanya Pungutan Liar terhadap biaya persalinan saja yang terjadi di Puskesmas Gunung Bungsu ternyata pungutan Liar terhadap Biaya Operasional Ambulan Juga Terjadi Selama ini.

Lebih naif nya lagi ketika masyarakat Mau dirujuk memakai Ambulans Di puskesmas Gunung Bungsu Tersebut, ternyata Kunci Kontak Mobil Ambulan tersebut berada di Pekanbaru dengan alasan terbawa oleh petugas penangung jawab sehingga keluarga Pasien harus memakai Ambulan salah satu Desa yang ada Di Kecamatan XIII Koto Kampar, dan terpaksa pihak keluarga harus membayar dengan Uang pribadinya karna Kelalaian Dari pihak Puskesma Gunung Bungsu Tersebut.

''Tak hanya sampai disitu, masyarakat juga keluhkan Komunikasi Dokter yang terindikasi menyinggung hati Pasien yang Datang berobat ke puskesmas tersebut.  Hal tersebut di sampaikan langsung oleh salah seoarang warga Gunung bungsu kepada Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar'', ujarnya.

Selaku korlap sangat menyayangkan  hal ini terjadi , ''Kita minta Bapak Bupati Kampar harus segera turun tangan untuk memperbaiki Management Puskesmas Gunung Bungsu tersebut dalam waktu dekat, Selain itu juga, Kadis Kesehatan harus segera mengembalikan segala bentuk Pungutan liar kepada Masyarakat yang menjadi korban di Puskesmas Gunung Bungsu, mulai dari Pungutan Liar biaya Persalinan dan Pungutan Liar biaya  mobil Ambulans'', paparnya dengan geram.

Menyikapi hal tersebut, Kadis Kesehatan pada saat itu juga langsung menanggapi. Fauzul juga sangat berterimakasih kepada Kadis Kesehatan karna dua orang korban pungutan liar biaya Operasional Ambulan yang dilakukan oleh Oknum petugas Puskesmas Gunung Bungsu yang di hadirkan Oleh Langsung Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat di serahkan langsung hari ini, selasa tanggal 23 November 2021 sekira Pukul 15.00 Wib bertempat di Puskesmas Gunung Bungsu.

Tidak hanya itu, pada hari Senin tanggal  22 November 2021  sekira pukul 12.00 wib kepada perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat di kantor bupati, Bupati Kampar  berjanji untuk mencopot oknum yang terbukti bersalah.  fauzul berharap bupati Kampar menepati Janji untuk mencopot Oknum petugas yang terbukti bersalah tersebut, ''jika bupati tidak menepati janjinya maka Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat Akan mengepung Kantor Bupati Kampar tersebut sampai pak Bupati tepati janjinya'', tegasnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :