Kolaborasi pengajar praktik termuda

Rangkaian Pendidikan guru Penggerak, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru taja Lokakarya 1

Rangkaian Pendidikan guru Penggerak, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru taja Lokakarya 1

Dalam lokakarya ini, sebanyak 125 Calon Guru Penggerak (CGP) yang berasal dari semua jenjang baik SD, SMP maupun SMA ikut serta mengikuti pelatihan yang didampingi oleh Pengajar Praktik (PP) selama 9 bulan ke depan. Setiap PP membimbing 5 orang CGP saat Lokakarya maupun Pendampingan Individu (PI). Pada Lokakarya 1 ini dua PP bergabung menjadi ruangan sehingga setiap kelompok terdapat 2 PP dan 10 CGP.  Gunarso dari SMK Negeri 1 Pekanbaru dan Pamula Trisna Suri dari SMP Negeri 4 Pekanbaru merupakan Pengajar Praktik termuda pada angkatan 4 ini.

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kementerian Pendidikan Nasional melalui Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru taja kegiatan Lokakarya 1 Guru Penggerak Angkatan 4 Kota Pekanbaru diselenggarakan di Hotel Furaya Pekanbaru, Sabtu 20/11/2021. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pendidikan Guru Penggerak, Hadir dalam pembukaan Lokakarya dari P4TKPLB yang wakili oleh Suswanto Heru Purnomo, S.Psi, M.Ed serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H. Muzailis, S.Pd.M.Pd untuk membuka kegiatan secara resmi. 

Dalam lokakarya ini, sebanyak 125 Calon Guru Penggerak (CGP) yang berasal dari semua jenjang baik SD, SMP maupun SMA ikut serta mengikuti pelatihan yang didampingi oleh Pengajar Praktik (PP) selama 9 bulan ke depan. Setiap PP membimbing 5 orang CGP saat Lokakarya maupun Pendampingan Individu (PI). Pada Lokakarya 1 ini dua PP bergabung menjadi ruangan sehingga setiap kelompok terdapat 2 PP dan 10 CGP. 

Gunarso dari SMK Negeri 1 Pekanbaru dan Pamula Trisna Suri dari SMP Negeri 4 Pekanbaru merupakan Pengajar Praktik termuda pada angkatan 4 ini. Menurut Pamula, dia merasa sangat beruntung dapat lulus seleksi menjadi PP. "Banyak sekali pembelajaran yang saya terima dalam menjalankan tugas sebagai PP ini. Pengalaman dan ilmu-ilmu dari Pengajar Praktik maupun Calon Guru Penggerak membuat saya termotivasi untuk menjadi guru yang lebih baik'', ujarnya.

Gunarso mengatakan bahwa lokakarya ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari program guru penggerak, ''lokakarya ini berlangsung sangat penuh dengan semangat dari Calon guru penggerak setelah mereka satu bulan lamanya ditempa untuk mengerjakan modul melalui LMS. Sebelum Lokakarya 1 ini dilakukan, PP juga melakukan pendampingan individu kepada semua cgp yang menjadi wilayah dampingannya. Proses satu bulan melalui LMS dan pendampingan individu tersebut dikuatkan melalui lokakarya 1'', ungkapnya.

"Kolaborasi yang sangat menarik dari masing-masing cgp membuat suasana lokakarya menjadi penuh dengan motivasi, inspirasi dan banyak ide yang akan dilakukan untuk pengembagan cgp selama 3 bulan yang akan datang," pungkasnya.

Pada Lokakarya 1 ini Calon Guru Penggerak mempelajari empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru penggerak yaitu kompetensi mengembangkan diri dan orang lain, memimpin pembelajaran, memimpin management sekolah dan memimpin pengembangan sekolah. "Lokakarya kali ini sangat luar biasa, berpasangan dengan Pak Gunarso yang CGPnya dari SMK dan SMA menjadi pengalaman tersendiri bagi saya. Meskipun saya terbilang lebih muda dari para CGP namun Alhamdulillah bisa mengikuti ritme diskusi dan lokakarya berjalan lancar," ungkap Pamula. 

Adapun agenda kegiatan lokakarya 1 ini yaitu pembukaan, pengembangan diri, pengenalan kompetensi guru penggerak, posisi diri, pembuatan rencana pengembangan diri dan penutup. Lokakarya berakhir pada pukul 15.00 wib di akhiri dengan sesi foto bersama. Pendidikan Calon Guru Penggerak ini diharapkan dapat mendukung transformasi pendidikan yang digalakkan oleh pemerintah.

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :