Tempat Hiburan Malam Telah Meresahkan dan Menjadi Sorotan di Teluk Kuantan

Tempat Hiburan Malam Telah Meresahkan dan Menjadi Sorotan di Teluk Kuantan

Ilustrasi tempat hiburan malam

KUANSING, RANAHRIAU.COM - kabupaten kuantan singingi (Kuansing) Riau, adalah kabupaten yang dijuluki dengan nama Negeri Jalur yang beradat dan bermarwah.

Karena memang, Kehidupan sehari-hari masyarakat Kuansing sendiri masih kental dengan adat istiadat yang telah turun termurun dari nenek moyangnya terdahulu

Penduduk Kuansing saat ini memang terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan agama, akan tetapi penduduknya mayoritas muslim.

Sebagian besar masyarakat di Kuansing sangat tidak setuju dan merasa resah dengan adanya tempat hiburan malam (THM) yang identik dengan maksiat.

Toni (37), warga Teluk kuantan kepada ranahriau.com Sabtu (20/11/2021) malam mengatakan bahwa, Tempat hiburan malam yang beroperasi tidak jauh dari Mesjid Agung Teluk kuantan telah menjadi sorotan karena meresahkan warga.

"Tempat hiburan malam memang ada beberapa tempat di Teluk kuantan, yang lebih meresahkan adalah yang berada tidak jauh dari Tugu Cerano Teluk kuantan. Kenapa tidak, karena lokasinya pun tak jauh dari tempat ibadah yakni Mesjid Agung," ujar Toni

Kita di teluk kuantan ini sambung Toni, Cukup menghargai keberagamaan suku bangsa, budaya, dan saling menghormati antar umat beragama. akan tetapi untuk tempat hiburan malam yang identik dengan maksiat, ini memang kita tidak setuju dibiarkan.

"Tempat hiburan malam identik dengan maksiat, dan tempat peredaran barang haram narkotika. secara pribadi saya tidak setuju itu dibiarkan. Apalagi tidak jauh dari tempat ibadah kita, yakni Mesjid Agung," tegas Toni

"Kalaulah tempat hiburan malam dibiarkan menjamur di Kuansing, otomatis kemaksiatan dan peredaran gelap Narkotika juga akan semakin menjamur juga dong di Kuansing," Tambahnya

Toni berharap kepada Forkopimda Kuansing, agar secepatnya menertibkan tempat hiburan malam khususnya yang ada di seputaran kota teluk kuantan yang tidak perlu disebutkan satu persatu, termasuk wilayah Kuansing secara keseluruhan, kalau memang ingin mewujudkan Kuansing Bermarwah.

Terakhir, Toni berharap Forkopimda Kuansing seharusnya Peka terhadap laporan masyarakat terkait persoalan Tempat hiburan malam yang telah meresaahkan, Supaya masyarakat Kuansing hidup rukun, tentram, dan damai.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :