Kadis masih diluar kota, AMPJR pastikan serbu kantor Dinas Kesehatan kampar senin besok

Kadis masih diluar kota, AMPJR pastikan serbu kantor Dinas Kesehatan kampar senin besok

BANGKINANG, RANAHRIAU.COM- Tak pantang menyerah,  Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat pindahkan Kegiatan Aksi Damai pada hari Senin tanggal 22 November 2021 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Fauzul Azmi selaku kordinator lapangan kepada ranahriau.com, Jum'at (19/11/2021).

''Aksi Lanjutan Jilid II  yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kinerja Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar yang seharusnya dilaksanakan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat   pada hari Jumat tanggal 19 November 2021, kita tunda pada  hari senen tanggal 22 November 2021 di karenakan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat mendengar informasi Kepala Dinas Kesehatan masih di luar Kota, Senin mendatang baru masuk kantor'', ujarnya.

Meskipun Kegiatan Aksi pada hari senin mendatang tidak mendapat izin berdasarkan surat dari Kepolisian Republik Indonesia Daerah Riau Resor Kampar Nomor B/598/XI/2021/Sat Intelkam. Perihal Penolakan Penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) mengingat masa pandemi covid 19. Namun, aksi akan tetap dilakukan.  ''Walaupun kita belum dapat Izin, kita tetap akan adakan Kegiatan Aksi Damai di tiga tempat. Kantor Dinas Kesehatan Kab. Kampar, Kantor Bupati Kampar, dan Kantor BPJS Kampar'', tegasnya.

Fauzul Azmi juga menyampaikan jika Aksi Jilid II ini belum juga membuahkan Hasil maka Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat akan bersurat Ke DPRD Kab. Kampar  Komisi II untuk Hearing dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan Masyarakat yang Mempunyai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan masyarakat yang kategori  miskin mengunakan Jaminan Persalinan (JAMPERSAL) masih di pungut biaya di Puskesmas Gunung Bungsu. 

Fauzul berharap kepada yang terhormat Dewan  perwakilan Rakyat untuk Menghadirkan  Kepala Dinas Kesehatan , Kepala BPJS Kab Kampar , Kepala Puskesmas dan Bupati Kampar untuk di hadirkan di saat Hearing dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut.  Terakhir Fauzul Azmi Selaku Korlap berharap Uang Masyarakat Yang di pungut tanpa regulasi  yang data sudah di kumpulkan tersebut secepatnya di pulangkan.

 

 


 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :