Meresahkan...! 2 Unit Kapal PETI berhasil diamankan Polsek Kuantan Mudik

Meresahkan...! 2 Unit Kapal PETI berhasil diamankan Polsek Kuantan Mudik

 

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry Martianus Fadilah SH memimpin langsung operasi penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dialiran Sungai Kuantan, tepatnya di Desa Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Dimana operasi penertiban ini berlangsung pada Selasa (14/09/2021) yang di mulai sejak pukul 09.30 hingga pukul 12.00 WIB. Dalam operasi yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam tersebut, petugas Personil Polsek Kuantan Mudik menempuh medan yang cukup sulit karena ketiadaan sarana air untuk mengejar para pelaku aktivitas PETI di aliran Sungai Kuantan Desa Teberau Panjang tersebut.

Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi melalui Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry Martianus Fadilah SH kepada HarianTimes.com membenarkan hal tersebut, Selasa (14/09/2021) siang di Lubuk Jambi.

Dalam operasi kali ini, dikatakan Kapolsek, petugas berhasil mengamankan sebanyak 2 (dua) unit rakit PETI atau Dompeng yang beroperasi dialiran Sungai Kuantan Desa Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar.

"Iya, tadi kita melaksanakan operasi penertiban PETI dialiran Sungai Kuantan tepatnya di Desa Teberau Panjang. Dalam operasi kali ini, kita berhasil mengamankan 2 unit rakit PETI di lokasi tersebut," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, penangkapan sebanyak 2 (dua) unit rakit PETI ini berdasarkan laporan masyarakat bahwa di aliran Sungai Kuantan tepatnya di Desa Teberau Panjang Kecamatan Gunung Toar adanya kegiatan PETI yang meresahkan masyarakat, kata Kapolsek.

"Kegiatan PETI ini sudah meresahkan masyarakat yang telah merusak tempat mandi masyarakat setempat sebanyak 2 Unit Kapal PETI," terangnya.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry Martianus Fadilah SH merespon dan melakukan gerak cepat dengan cara patroli untuk mengetahui kebenaran laporan tersebut.

"Personil Polsek Kuantan Mudik tiba dilokasi PETI  tersebut, sekira pukul 09.30 WIB, dimana di TKP ditemukan 2  (dua) rakit kapal dompeng atau PETI  yang tidak beroperasi dan di tinggal oleh pemiliknya," terang Iptu Ferry.

Lebih lanjut, Perwira berpangkat Inspektur Satu itu mengatakan, setibanya Personil Polsek Kuantan Mudik langsung melakukan penindakan dengan cara mengambil dan merusak peralatan PETI tersebut agar tidak dapat di pakai lagi oleh pelaku.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 2 (dua) unit mesin Robin, 5 (lima) lembar karpet, 1 (satu) buah dulang, 3 (tiga) lembar keset sabut, 1 (datu) Drum, 1 (satu) botol air raksa, 1 (satu) galon minyak solar.

"Kita dilapangan menemukan hambatan terhadap lokasi dan juga belum adanya sarana air untuk mencapai lokasi apabila rakit pertambangan emas ditambatkan dan atau di hanyutkan di tengah tengah aliran Sungai Kuantan," terang Kapolsek Kuantan Mudik Iptu Ferry Martianus Fadilah SH.

Namun demikian, sambung Iptu Ferry, kami telah berupaya untuk koordinasi dengan pihak Pemerintahan Desa, Kecamatan dan Tokoh Adat Kecamatan Gunung Toar.

"Namun belum ada sampan mesin yang didapatkan untuk digunakan mencapai ke sasaran rakit di tengah tengah aliran Sungai Kuantan tersebut," terangnya.

Selain itu, sambungnya lagi, petugas kesulitan untuk menangkap pelaku karena adanya aliran sungai yang dalam dan deras apa bila pelaku terjun kedalam arus sungai, kata Kapolsek.

Ke depan, personil Polsek Kuantan Mudik tetap akan melanjutkan Monitoring dan Patroli secara rutin dan berkelanjutan. "Kita akan melakukan penindakan apabila Pertambangan Emas Tanpa Izin masih beraktivitas," tegas Iptu Ferry.

Namun demikian, Polsek Kuantan Mudik juga akan tetap berkoordinasi dengan Upika, Pemerintahan Desa dan Tokoh-tokoh yang ada di Kecamatan Gunung Toar, tutup Iptu Ferry Martianus Fadilah.***

Editor : Eki Maidedi
Sumber : Rilis
Komentar Via Facebook :