Korban Laka Lantas, Masyarakat Saksikan Prosesi Pemakaman Pasutri Warga Desa Jangkang

Korban Laka Lantas, Masyarakat Saksikan Prosesi Pemakaman Pasutri Warga Desa Jangkang

Jenazah Pasangan Suami Istri Menuju ke Pemakaman di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Isak tangis menyelimuti bagi pelayat yang menyaksikan dua keranda jalan beriringan menuju ke pemakaman di Jalan Tambak Rejo, Desa Jangkang Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Senin, (12/7/2021). 

Di dalam keranda itu adalah jenazah Mujiono bin Kayat dan Nurhayati bin M Said yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Lebai Wahid, di Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan.

Almarhum dan Almarhumah pasangan suami istri (Pasutri) meninggalkan dua anak lelaki dan satu perempuan yang berusia sekitar 3 tahun yang biasanya selalu dibawa kemana saja pasangan ini pergi. 

Namun, hari naas itu, si bungsu tidak ikut orang tuanya yang akan mengambil rapor keduanya yang belajar di kelas 10 MAN 1 Bengkalis.

Semasa hidup, almarhum Mujiono mencari nafkah bekerja ke Malaysia, karena Covid-19 melakukan pekerjaan seadanya. Sedangkan almarhumah sang istri adalah guru MDA di daerahnya. 

Rumah permanen yang mereka tinggalkan baru beberapa tahun terakhir mereka tempati berlima. Kini, tiga orang yang menghuni rumah itu telah yatim piatu.

Sebelumnya, salah seorang warga Bantan, Alwi (60) tahun dan hampir 20 tahun menempati rumah yang berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP), ini meminta kepada Pemkab Bengkalis perlu adanya perhatian dan melebarkan bahu jalan dari tikungan di tempat kejadian.

"Sejak saya di sini, sudah sering terjadi kecelakaan di sini apalagi menjelang penghujung minggu. Dimana, warga dari kota Bengkalis banyak menuju ke pantai Selatbaru," terang Alwi di tempat kejadian.
 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :