Program Bahagia Bersama JNE Pekanbaru berbagi dengan Panti Asuhan

Program Bahagia Bersama JNE Pekanbaru berbagi dengan Panti Asuhan

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Pandemi Covid-19 membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan, bahkan makin buruk bagi sebagian warga lainnya yang bergantung pada uluran tangan orang lain, seperti Panti Asuhan. Oleh karena itu, JNE terus mewujudkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus menyerukan semangat berbagi kebahagiaan, salah satunya seperti yang dilakukan JNE Pekanbaru, hal ini disampaikan oleh Hui Mandra, selaku Pimpinan Kepala Cabang JNE Pekanbaru dalam rilisnya, Senin (19/10/2020).

“Corporate Social Responsibility merupakan rangkaian dari kegiatan sosial JNE Pekanbaru setiap tahun. Setidaknya kita punya agenda rutin minimal tiga kali dalam setahun, yaitu ketika menjelang Puasa, Ulang Tahun JNE, dan di akhir tahun. Dalam kondisi pandemic saat ini harus makin gencar karena makin banyak yang membutuhkan”, ujarnya.

Sudah sejak lama dan menjadi rutinitas bagi JNE Pekanbaru dalam  menyantuni berbagai Panti Asuhan. Pada 3 Oktober,  JNE Pekanbaru kembali memberikan santunan untuk 10 panti asuhan yaitu, Al-Istiqlal, Fajar Harapan, Putra Harapan, Ali An-Nafi’, Al-Akbar, Rumah Kasih Peduli Bangsa, Anugrah, Maranatha, dan Hikmah. Selain panti asuhan, santunan juga diberikan kepada panti jompo, yaitu Tresna Werdha. Dalam kegiatan ini dibagikan sebanyak kurang lebih 500 kilogram sembako, yang terdiri dari: beras, telur, makanan cepat saji, gula pasir, susu dan minyak goreng.

Hui Mandra juga mengungkapkan bahwa salah satu dampak dari pandemi Covid-19 yang menimpa Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau saat ini adalah menurunnya pendapatan masyarakat secara signifikan. Hal ini menyebabkan beberapa donator rutin yang biasa memberi bantuan ke panti juga mulai berkurang. 

“Oleh karena itu, JNE Pekanbaru akan terus berupaya agar dapat terus membantu panti asuhan yang membutuhkan. Dengan disalurkannya paket sembako ini semoga dapat memenuhi kebutuhan mereka selama ini. Mudah mudahan ini menjadi berkah baik untuk kami dan kita semua“, tutup Hui Mandra.

Sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari masyarakat di seluruh Indonesia, tradisi berbagi dan mengadakan doa bersama anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa harus selalu dijalankan. Hal ini sesuai dengan prinsip yang ditanamkan oleh pendiri JNE, Alm H. Soeprapto Soeparno agar keberadaan JNE memberi manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas sesuai tagline “Connecting Happiness”.

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :