Sikapi Aksi Buruh, Zukri : Tenaga Kerja Kita Harus Jadi Prioritas

Sikapi Aksi Buruh, Zukri : Tenaga Kerja Kita Harus Jadi Prioritas

Aksi Penolakan terkait akan diajukannya Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja kedalam program legislasi nasional (Prolegnas), Ratusan Buruh yang menamakan diri sebagai Buruh Riau Bersatu turun berdemo di depan Gedung DPRD Riau.

Sebagaimana diketahui, Omnibus Law adalah suatu peraturan yang dibuat berdasarkan hasil kompilasi beberapa aturan dengan substansi dan tingkatannya berbeda, bertujuan untuk mencabut atau mengubah Undang Undang (UU).

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Wakil ketua DPRD Provinsi Riau, H. Zukri saat menemui Massa Aksi Buruh Riau Bersatu menegaskan, Pihaknya akan mencatat dan turut mendukung tuntutan yang di sampaikan para buruh.

Hal itu dikatakannya dihadapan wartawan ranahriau.com, Senin, (3/2/2020) di Ruang Komisi 1 DPRD Riau.

"Tentunya apa yang menjadi aspirasi akan langsung kita bawa persoalan tersebut ke DPR RI, dengan meninjau banyak aspek untuk dijadikan pertimbangan sebelum masuk langkah pembahasan di tingkat prolegnas," Jelasnya.

Dari tuntutan para buruh yang disampaikan H. Hamdani selaku kordinator Aksi yang menitik beratkan pada empat point yaitu, 

1. Menolak, Omnibus Law RUU cipta Lapangan kerja, dan meminta mengembalikan pada uu sebelumnya.

2. Menghentikan proses pembahasan UU tersebut

3. Menurunkan iuran BPJS, Utama nya kelas III

4. Meminta DPRD Riau, agar ikut menolak RUU Cipta lapangan kerja untuk dibahas di prolegnas

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau inipun berikan apresiasinya.

Kata dia, Sebagai representasi dari rakyat, semua yang disampaikan buruh akan menjadi prioritas untuk dibahas.

Bahkan, Zukri menambahkan, tidak sepatutnya buruh dikebiri dengan aturan yang dianggap merugikan.

"Tidak boleh ada yang mengkebiri hak buruh, Kita mau tenaga kerja kita menjadi prioritas dan itu artinya jelas kita juga menolak investasi yang merugikan rakyat." Cetusnya.

 

 

Editor : FES
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :