Sorotan Dinas Perkim dan Pertanahan Bengkalis

Tuh kan.. Toko Material Ini Akui Ada Pesanan Dari Oknum Dinas Perkimtan Bengkalis

Tuh kan.. Toko Material Ini Akui Ada Pesanan Dari Oknum Dinas Perkimtan Bengkalis

Toko Material Raya Duri-Bengkalis

Masih menyorot dugaan adanya praktik pungli dan korupsi terkait Program pembangunan rehap rumah Masyarakat Kecamatan Mandau proyek Tahun 2019, bantuan rumah swadaya berupa uang, untuk Warga yang berpenghasilan rendah atau diangap kurang mampu bernilai, Rp.1.837.500.000. bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis, masih menuai tanya.

DURI, RANAHRIAU.COM - Dari hasil penelusuran ranahriau.com, Rabu (11/12/2019) Pemilik Toko bangunan Raya H. Saferi saat ditemui wartawan mengungkapkan kebenaran adanya pesanan dari dua orang oknum berinisial R dan F yang mengaku utusan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bengkalis berupa Material untuk dikirim ke tiga kelurahan.

"Memang benar ada orderannya, material bangunan dari toko saya, yang memesan material bangunan ke toko saya adalah, orang-orang dari Dinas, nama nya, R dan F, mereka memesan untuk tiga kelurahan, yang sudah selesai pengiriman material kepada Warga penerima bantuan rumah swadaya, tahap 1 dan 2 sebanyak tujuh puluh Kepala Keluarga (KK) sudah selesai semuanya." Sebutnya.

H. Saferi menambahkan, untuk saat ini proses pengiriman material tinggal tahap tiga atau sekitar 30 KK yang belum tersalurkan.

"Hanya tahap 3 sekitar 30 KK lagi yang belum kita kirim materialnya, karena belum selesai di foto rumah warga nya oleh (R dan F) untuk mendapatkan bantuan tersebut," Ungkapnya.

Anehnya, Hingga kini, pihak dinas terkait belum bisa dikonfirmasi dan pihak yang diduga disebut namanya tidak bisa di mintai keterangan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bengkalis, Nomor : 271/KPTS/VII/2019 Tentang Penetapan Penerima Bantuan Rumah Swadaya Berupa Uang, Tahun Anggaran 2019, yang telah dijelaskan pada pihak Kelurahanan Batang Serosa, Kelurahan Balik Alam, Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis pada poin C berbunyi "Penetapan penerima bantuan rumah swadaya berupa uang, bukan material yang di kirim ke Masyarakat pemanfaatan bantuan swadaya."

Sementara itu, dari hasil penelusuran Pewarta ranahriau.com, Rabu, (11/12/19) dilokasi, sejumlah warga mengungkapkan, bantuan rumah swadaya berupa uang itu tidak sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan bupati.

Pasalnya, diterangkan salah satu ketua RT yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, realisasi yang diterima masyarakat ternyata bukan uang melainkan material dari sebuah toko yang berada disekitaran Duri.

Tidak hanya itu, masih dibeberkan lagi, dirinya diminta untuk membeli sepuluh hingga dua puluh materai dan dibebankan biaya administrasi sebesar seratus ribu hingga seratus lima puluh ribu rupiah (Rp.100.000 - 150.000).

"Kami tidak diberikan uang langsung, hanya di kirim material ke rumah melalui karyawan toko bangunan Raya Duri, bahkan kami di bebankan pembelian materai 6000 diperkirakan sebanyak 10 sampai 20 materai, ditambah lagi kami juga terkena uang administrasi awal sebesar seratus ribu sampai dengan seratus lima puluh ribu rupiah, dan di akhir penyelesaian kami juga dikenakan potongan 10% dari nominal harga material." Cetusnya senada dengan sejumlah warga saat rekam wawancara.

Terlepas dari hal itu, dari data yang diperoleh, yang tercantum pada Daftar Pengguna Anggaran, Dinas Perumahan dan Permukiman - Pertanahan Bengkalis, di tanda tangani oleh Kepala Dinas Gendraya Rohaini ST MSi, pada Program pengembangan perumahan Dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2019 tentang rumah layak huni dikawasan kumuh sebagai berikut :

Untuk Peningkatan kualitas perumahan Swadaya

1. Kelurahan Batang Serosa sebesar Rp.612.500.000.
2. Kelurahan Balik Alam Rp. 612.500.000.
3. Kelurahan Duri Barat Rp. 525.000.000.

Anggaran diatas di luar biaya honor tenaga fasilitator lapangan, honor petugas E-Monitoring, belanja Dinas lokasi kegiatan perencanaan, pengendalian pengawas, pengawasa penyelenggara rapat koordinasi.

Melanjutkan informasi yang didapat, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bengkalis hingga berita ini ditayangkan tidak bisa dikonfirmasi.

Hal yang sama juga dengan PPTK dinas Perkim Bengkalis, Nurizal tidak merespon Konfirmasi dari media ini.

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :