Dana BOP
Pengelola PAUD Keluhkan Pungutan 5 Persen
Sejumlah PAUD keluhkan pungutan lima persen dari nilai Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) Paud/Taman kanak- kanak, TPA.
Dengan dalih, Setelah cair dana BOP Pengelola harus setor untuk ucapan terimakasih, hal itu diduga dilakukan Oleh oknum Honor Disdik Pekanbaru.
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Sejumlah Pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menegaskan, setiap tahun selalu ada oknum yang datang dan meminta sejumlah uang dengan dalih sumbangan ucapan terima kasih. Perlakuan ini, dilakukan ketika dana BOP cair.
Ini diungkapkan salah satu pengelola PAUD yang tidak bisa disebutkan namanya saat rekam wawancara kepada wartawan ranahriau.com, beberapa waktu lalu.
"Setiap tahun kami mendapat dana BOP Paud, Ketika cair ada pihak yang meminta sumbangan ucapan terimakasih, dan ini sudah berlangsung setiap tahun” Bebernya.
Dijelaskan lagi, pihaknya merasa curiga, pasalnya terkesan ada yang mengakomodir terkait pengambilan sejumlah uang BOP tersebut.
"Seperti nya ada pihak yang mengakomodir dan kita tidak tahu apakah itu utusan dinas atau bukan,” Imbuhnya.
Tidak hanya itu, masih dijelaskan narasumber, proses pemberian BOP ternyata tidak merata dan tidak adil, sebab, ada sejumlah PAUD yang terima bantuan lebih dari satu kali.
"PAUD yang kita tahu dalam satu tahun menerima sekali bantuan. Dalam aturan kan tidak boleh dua kali. Seharusnya diperlakukan sama, karena PAUD lain masih banyak yang membutuhkan,” tegasnya.
Terpisah, Kabid Pendidikan Non Formasi (PNF) Disdik Pekanbaru, Erma saat dikonfirmasi ranahriau.com, Jumat, (2/8/19) di Ruangan kerjanya disaksikan staff honor, membantah terkait adanya pungutan dengan dalih sumbangan terima kasih itu.
Kata Erma, tidak ada pihaknya meminta uang kepada pengelola PAUD, terlebih ada jumlah presentasenya.
"Saya tidak ada meminta kepada pengelola, apalagi di patokkan sampai lima persen dari banyaknya nilai bantuan.” Sanggahnya.
Erma juga menegaskan, kabar jemput sumbangan atau ucapan terima kasih dana BOP PAUD oleh oknum honor Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru itu tidak benar.
“Kita pastikan tidak ada pungutan itu," Tegasnya.
Sementara, terkait bantuan dana BOP untuk pengelola PAUD yang mendapatkan lebih dari satu kali, dijawab Erma juga tidak betul.
Meski begitu, anehnya, dari hasil penelusuran pewarta ranahriau.com pada saat yang sama salah seorang staffnya telah mengakui telah terima dana ucapan terimakasih tersebut.


Komentar Via Facebook :