Dijatah 3 Juta Tabung, Gas 3 Kg Sering Hilang di Siak
SIAK, RanahRiau.com - Aneh memang, kelangkaan gas 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Siak tak masuk akal. Karena kebutuhan masyarakat siak hanya 2 juta tabung, sementara diberikan jauh lebih banyak sekitar 3 juta tabung gas, akan tetapi kelangkaan masih terjadi.
"Seharusnya kelangkaan ini tidak terjadi, jatah gas elpiji 3 kilogram per tahun mencapai sekitar 3 juta tabung. Sementara dari data, kebutuhan real hanya sekitar 2 juta tabung per tahun,"ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Siak melalui Kepala Bidang Perdagangan Hendra, disela-sela pengawasan Operasi Pasar (OP) elpiji 3 Kilogram di kantor Kelurahan Perawang, Jumat (16/10/15).
Selain itu Hendra menjelaskan, kebutuhan sekitar 2 juta pertabung dihitung berdasarkan jumlah rumah tangga miskin dan pengusaha kecil.
"Jadi, kalau ada masyarakat diluar kelompok itu menggunakan ga lpg itu tidak masuk dalam hitungan sasaran subsidi pemerintah," ujarnya.
Walaupun demikian adanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak setiap tahun memperjuangkan kepada Pertamina, agar alokasi gas melon itu ditambah. Sehingga Siak mendapatkan penambahan kuota sekitar 1 juta tabung. Jadi total keseluruhan sekitar 3 juta per tabung.
"Alhamdulillah Siak mendapatkan alokasi mencapai sekitar 3 juta tabung, kalau dibadingkan daerah lain kita termasuk besar, tapi tetap juga terjadi kelangkaan,"ungkap Hendra.
Hendra berasumsi terjadinya kelangkaan disebabkan banyak kelompok masyarakat beralih dari 12 kilogram ke 3 kilogram.Tidak hanya kalangan rumah tangga tetapi juga kemungkinan rumah makan dan restoran.
"Padahal kelompok diluar miskin dan usaha kecil tidak dibenarkan memakai 3 kilogram, Itu bukan hak, kesadaran masih kurang," jelasnya. (Rtc)


Komentar Via Facebook :