Aksi damai didepan Polda Riau
IMM Riau dan Mahasiswa UMRI tuntut banyak hal kepada kepolisian
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Bertempat di Jalan Jenderal Soedirman, Pekanbaru depan POLDA Riau, ratusan massa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang ada di Riau dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan aksi damai solidaritas, Senin (01/10/2019).
Aksi ini merupakan reaksi IMM Riau, terhadap tewasnya kader IMM Kendari, Sulawesi Tenggara akibat diterjang timah panas di dadanya oleh oknum tidak bertanggung jawab saat melaksanakan aksi di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis lalu.
Massa berkumpul pukul 10.00 WIB di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Riau. Kemudian aksi dilanjutkan dengan konvoi bersama melalui jalan Tuanku Tambusai – Jl. Jend. Soedirman, lalu berhenti di depan POLDA Riau.
Sesampainya disana massa aksi mengatur barisan, kemudian mulai berorasi, membacakan puisi dan membacakan tuntutan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas siapa oknum penembak IMMawan Randi di Kendari.
Korlap aksi Herman Azhar mengatakan, "Aksi kami hari ini bertujuan untuk menuntut pihak kepolisian agar segera mencari dan menangkap siapa oknum penembakan tersebut dan diadili seberat mungkin".
Sementara itu, orator aksi IMMawan Alpin Jarkasi Husein Harahap dalam orasinya yang lantang mengatakan, "Kami berharap dengan adanya Kapolda Riau yang baru, agar menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat. Dan kita juga berharap bukan hanya mengusut tuntas tragedi penembakan terhadap IMMawan Randi tapi juga meminta ketegasan dan keseriusan darinya untuk menertibkan korporasi-korporasi pembakar hutan dan lahan di Provinsi Riau" pungkasnya.
Alpin juga menambahkan, "kami berharap agar pihak kepolisian memang menjalankan tugasnya sebagai pengayom dan tidak melakukan tindakan represif terhadap massa aksi yang melakukan demonstrasi dimanapun berada" tutupnya.
Ketika adzan dzuhur berkumandang massa aksi kemudian sholat berjamaah di depan POLDA Riau yang diimami oleh Ketua PC IMM Kota Pekanbaru Nofra Khairon dan dilanjutkan dengan Sholat Ghaib berjamaah yang di imami oleh Wadir Binmas POLDA Riau AKBP. H. Imam Saputra S.Ik., M.Si.
Setelah sholat selesai, massa melanjutkan aksinya dengan memasangkan pita hitam di lengan polisi dan membagikan setangkai bunga sebagai bentuk wujud duka terhadap tewasnya IMMawan Randi.
Pukul 13.30 WIB, massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan konvoi bersama kembali ke kampus Universitas Muhammadiyah Riau.


Komentar Via Facebook :