Masyarakat 4 Desa Duri XIII Gelar Aksi Damai, Tuntut Janji ke PT.HKI

Masyarakat 4 Desa Duri XIII Gelar Aksi Damai, Tuntut Janji ke PT.HKI

BATHIN SOLAPAN, RANAHRIAU.COM - Aksi unjuk rasa di muka umum, ribuan massa dari masyarakat yang tergabung dalam 4 Desa di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, yaitu dari Desa Bumbung, Desa Bathin Sobanga, Desa Kesumbo Ampai dan Desa Bumbung melakukan aksi damai didepan Kantor Hutama Karya Insfrastruktur (HKI) Pekdum V yang beralamat di Jalan Lintas Duri-Dumai, Duri 13, Senin (9/9/19)

Dalam orasi yang dilakukan tersebut, masyarakat meminta dan menuntut beberapa poin, yaitu :

1. Meminta pihak HKI membayar gaji pekerja tepat waktu
2. HKI di minta melakukan penyiraman jalan agar tidak berdebu.
3. Para Supir tidak ugal-ugalan saat mengangkut tanah.
4. Pihak HKI harus memperkerjakan warga setempat 60% dari pekerja luar
5. Pihak HKI harus memperbaiki jalan yang rusak selama melintasi oleh mobil milik pekerja HKI
6. Pihak HKI harus melaporkan ke Pemerintah Desa jumlah pekerja yang di  dibawa dari luar.

Saat dikonfirmasi melalui Seluler Andika Putra Kenedi, mengatakan bahwa, Konsekuensi dan komitmen PT.HKI ke masyarakat sudah dilakukan dalam sejumlah poin tuntutan, akan tetapi hanya sekedar janji di mulut saja. Dan hari ini juga kami dari masyarakat 4 Desa dari Duri XIII ingin poin yang telah di janjikan cepat diwujudkan selamanya," ujar Andika Kordinator Aksi ke ranahriau.com.

Lanjutnya lagi, Andika menambahkan dengan ini kita minta kerjasama yang baik, dengan tidak merugikan sepihak Banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun pendapat terhadap PT.HKI, dan ekspresi masyarakat salah satunya dengan menggelar aksi di muka umum.

Dalam berbagai aksi unjuk rasa digelar masyarakat, mulai dari yang bermotif ekonomi, ketenagakerjaan hingga persoalan lingkungan. Sebab, dalam aksi penyampaian pendapat di muka umum, setiap warga negara harus menjaga persatuan dan kesatuan NKRI," sebut Andika.

Setelah beberapa saat berorasi mobil dengan membawa alat pengeras suara didepan pintu pagar perusahaan tersebut. Aksi demo yang dilakukan masyarakat masih dalam batas yang wajar dan tidak ada kerusakan apapun.

 

 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :