Angkat tema kekinian, PMMD 2019 gelar Workshop Digital Marketing

Angkat tema kekinian, PMMD 2019 gelar Workshop Digital Marketing

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD 2019) unjuk aksi dengan menyelenggarakan Workshop Digital Marketing  dengan mengangkat tema kekinian, yaitu Membangun Riau yang cermat dan Bermartabat.

Mereka menyulap D'Cut Kupi menjadi sasaran objek diskusi dan pemaparan materi, Ahad (18/08/2019).

Dalam kesempatan ini, dua orang pembicara yang mempunyai kapasitas mumpuni dalam bidang kepemimpinan dan Digital Marketing didaulat sebagai pemateri dalam acara tersebut, mereka adalah Nofri Andri Yulan, S.Pi dan Bantuan, ST selaku CEO dari Garuda Cyber dan juga pelaku bisnis digital marketing.

Dalam kesempatan pertama Nofri Andri Yulan, S.Pi menyampaikan bagaimana kekayaan alam dan potensi daerah di Riau ini perlu dikelola dengan baik dan benar, selain itu dengan menipisnya persedian bahan sumberdaya alam berupa minyak bumi dan tidak stabilnya harga minyak sawit tidak mematahkan semangat para pemuda untuk berfikir kreatif untuk menjadikan sektor lain sebagai pemasukan daerah, termasuk didalamnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan peluang yang banyak terdapat disekitar mereka.

Bantuan, ST dalam kesempatan materi kedua menyampaikan bagaimana perkembangan bisnis yang berbasis teknologi yang banyak diminati oleh semua kalangan, terkhusus dari generasi millenial. 

Ia memberikan pengetahuan tentang kekayaan fasilitas dalam Google. Dipaparkannya, tren makanan dan review pengembangan kuliner.

Menurutnya, bisnis digital marketing itu mudah. Di tengah zaman yang seperti ini, apa-apa serba one-klik, "selain itu juga banyaknya generasi muda yang terdepan dalam kebangkitan bisnis startup di Indonesia juga bisa menjadi semangat dan motivasi bagi kita semua", ujarnya.

Dalam kehidupan sosial saat ini, dunia digital menjadi kewajiban yang banyak memberi kemudahan untuk membantu dalam pekerjaan.

Disela-sela acara terlihat beberapa peserta yang begitu antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangan mengenai kondisi kekinian yang terjadi di Provinsi Riau.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :