Riau AgriAqua

Pembukaan Acara Pelatihan air Bersih di STKIP Meranti disambut antusias warga desa

Pembukaan Acara Pelatihan air Bersih di STKIP Meranti disambut antusias warga desa

Teluk Belitung, RanahRiau.com- sejumlah masyarakat, tokoh masyarakat dan para pejabat mengikuti acara pembukaan pelatihan filterasi air gambut yang digelar di STKIP Meranti, Desa Bagan Melibur Kepulauan Meranti, Rabu (26/06/2019).

Acara yang diselenggarakan oleh Universiti Putra Malaysia (UPM) ini bekerjasama dengan PT. EMP Malacca Strait dan STKIP Meranti ini selain dihadiri oleh masyarakat, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah serta kalangan akademisi yang berasal dari berbagai desa di kecamatan Merbau.

Dalam kata sambutannya, Tugiman, S.Pd.I selaku tuan rumah dan juga pejabat STKIP Meranti menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu mensukseskan acara, “kita ucapkan terimakasih kepada semua pihak, terkhusus kepada tamu undangan yang berasal dari Universitas Putra Malaysia yang bersedia berkongsi pengalaman dalam memberikan solusi terhadap pengolahan air, kepada masyarakat setempat, semoga bisa memberikan manfaat dan edukasi kepada masyarakat”, ujarnya.

Selain itu, perwakilan dari kecamatan Merbau juga menyampaikan ikut serta dalam memberikan dukungan untuk suksesnya acara tersebut, hal ini disampaikan oleh Putri Apriza, SE, “kita akan tetap support pelatihan ini, dan ikut mendukung, karena pada dasarnya permasalahan yang kerap terjadi di masyarakat diantaranya adalah kesulitan dalam pengelolaan air bersih”, ungkapnya.


Sementara itu, DR. Muhammad Heikal Ismail, PhD, Eng, dari Jabatan Kejuruteraan Kimia dan Alam Sekitar, Universiti Putra Malaysia (UPM) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari uji sampel air yang sudah dilaksanakan pada 21 Maret yang lalu, “Berdasarkan hasil dari uji yang kita lakukan, dapat disimpulkan bahwa kandungan pH yang terdapat dalam sampel air yang diambil dari beberapa tempat seperti desa lukit, Mekarsari dan Teluk Belitung tidak dianjurkan untuk leperluan harian, dikarenakan kadarnya begitu rendah, oleh karena itu dengan adanya kegiatan ini kita memberikan edukasi kepada masyarakat secara umum bahwa air tersebut masih bisa digunakan setelah mengalami proses filterasi, konsep filterasi ini. yang akan kita sampaikan kepada masyarakat”, ungkapnya.


Pantauan dilapangan acara berlangsung dengan lancar, dan dibuktikan dengan tingginya minat masyarakat untuk belajar mengolah air yang bersih dan sehat. dalam kesempatan kali ini pembelajaran akan dibagi kedalam dua sesi yaitu hari pertama tentang penyampaian materi pentingnya air bersih dan sehat serta materi pengolahan air, sedangkan untuk hari berikutnya akan dilaksanakan demonstasi pengolahan air sehat, dalam acara tersebut juga diisi dengan agenda pembagian cenderamata dari kedua belah pihak dan pengguntingan pita peresmian pelatihan serta foto bersama.
 

Reporter : Hafidz

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :