Perbaikan Jalan Yos Sudarso Menelan Dana 32 Miliyar

Perbaikan Jalan Yos Sudarso Menelan Dana 32 Miliyar

PEKANBARU, RanahRiau.com - Terkait permasalah Pembanguan jalan Yos Sudarso Rumbai-Pekanbaru Riau yang sampai sekarang masih bergelombang dan untuk tahun ini Pemerintah Provinsi Riau menganggarkan Rp. 32 Miliyar. Jum'at (27/3)

Hal tersebut di sampaikan oleh anggota Dewan Perewakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Riau Komisi D, Abdul wahit, untuk memperbaiki jalan harus dipikir kan jangan sampai setelah di perbaiki rusak kembali. 

"Tidak tepat dengan jalan feksibel ini harus dirubah kontruksinya untuk jalan yos sudarso tersebut, kalau terus di paksakan dengan feksibel atau aspal tentunya akan begitu-begitu saja dan tetap akan gelombang. Karena memang kontur tanahnya hingga struktur tanah itu menang labil, oleh karena itu menurut saya tidak tetap kalau dipaksakan dengan konstrusi feksibel, seharusnya jalan itu dibuatkan turap terlebih duhulu, sedangkan diturap saja masih seperti itu, setelah diturap baru dikasih rijet supaya tidak lari lagi," katanya.

Sedangkan untuk kejelasan lebih lanjut, anggota DPRD Komisi D, akan mempertanyakan terkati perbaikan jalan Yos Sudarso ini, karena mereka juga mempunyai alasan-alasan untuk perbaikan jalan tersebut.

"Kita juga perlu dipertanyakan dengan dinas Pemerintah Umum (PU), mungkin mereka punya alasan-alasan yang tertentu untuk membuat feksibel. Dan kemaren kita menganggarkan untuk perbaikan jalan ini,  setahu saya meminta kontruksinya sesuai dengan kondisi tanah dan situasi tanah disana," kata wahit

Sedangkan untuk anggaran ini memang sudah ada dan masuk ke dalam APBD murni yang dibahas waktu tahun 2014 lalu. Untuk dananya sendiri akan menelan sebesar Rp. 32 Miliyar lebih kurang sepanjang tiga Kilometer, maka itu seharusnya dikaji ulang tentang kontruksi jalan tersebut supaya terlihat bagus, karena tidak ada yang bisa, kalau bisa memakai tiang model cakar ayam dan banyak pilihan itu lebih baik.

Saat disunggung dampak kalau tidak dijanjutkan perbaikannya, ini akan mengganggu akses perekonomian warga dan akses warga yang ingin masuk ke kota Pekanbari. "Kalau menurut saya ini tidak mungkin dibatalkan karena ini sudah menjadi urat nadi jalan sebagai penunjang kehidupan masyarakat yang utama untuk daerah rumbai tentunya kasian," tuturnya.(Bid)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :