Listrik dan Bangunan perumahan Graha Mustamindo Permai 3 tahap 4 sangat mengecewakan

Listrik dan Bangunan perumahan Graha Mustamindo Permai 3 tahap 4 sangat mengecewakan

Pekanbaru, RanahRiau.com- Hati-hati dalam membeli rumah, begitu pesan yang disampaikan oleh salah seorang konsumen Perumahan kepada wartawan RanahRiau.com, Jumat (09/11/2018).
 
Dalam penjelasannya tersebut, Ria menyampaikan sangat kecewa dengan kondisi rumah yang sebenarnya, menurut Ria, kondisi rumah sangat berbeda dengan yang disampaikan dalam promosi, "kami membeli sebuah rumah di perumahan Graha Mustamindo Permai 3 yang dikembangkan oleh PT. Graha Mustamindo Gemilang pada 07 agustus 2018. Spesifikasi Rumah Type 36/100m2 yang kami beli menurut perjanjian awal adalah: Pondasi core setempat, Slof dan tiang beton, dinding bata merah, plester dam dan cat luar dalam, kusen dan jendela kayu meranti sejenis, pintu depan, belakang, panel, lantai dan teras keramik, dua kamar tidur, plavon ruang dalam triplek cat, kamar mandi dan dapur di dalam, air sumur bor, instalasi listrik dalam rumah, pintu kamar mandi fiber, bak mandi plastik, listrik PLN 1300WATT", ujarnya.

Menurut Ria,  Sebelum melakukan akad dan pembayaran uang muka, dia sudah  melakukan survey rumah, "dari situ saya dapati:listrik belum di pasang, air sumur bor tidak keluar/rusak, plafon rusak,dinding retak-retak", ungkapnya kesal.

"Marketing dari PT Graha Mustamindo Gemilang mengatakan bahwa bangunan dari batu bata, tetapi kami curiga dari batako. "Ketika kami komplain saat survei, pihak marketing PT Graha Mustamindo Gemilang mengatakan bahwa, saya baru bisa komplain setelah melakukan akad dan membayar uang muka. Setelah lunas membayar uang muka pada tanggal 07 Agustus 2018,dan akad tgl 06 september 2018 kami pun langsung melakukan menulis beberapa list komplain spesifikasi rumah yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal yang saya temukan ketika survey, tidak hanya itu saja, saya juga menemukan kejanggalan di luas tanah, menurut spesifikasi rumah yang disepakati di awal, luas tanah adalah 100m2 tetapi ketika melakukan akad dan tanda tangan notaris tertulis luas tanah 99m2. Pihak PT Graha Mustamindo berjanji akan segera memperbaiki dan menindak lanjuti komplain saya", pungkasnya.

Pihak PT GRAHA MUSTAMINDO GEMILANG   berjanji akan menindak lanjuti dan memproses komplain dan akan kembali dicek tanggal 22 oktober 2018. Dan sudah 2 bulan berjalan setelah akad listrik belum dipasang juga hingga menempati rumah tersebut pada 30 september 2018, Untuk memenuhi kebutuhan listrik, Ria disarankan untuk menarik sambungan dari tetangga di belakang rumah yang sudah dipasang listrik, tentu saja dengan persetujuan pemilik rumah tersebut. Tidak hanya permasalahan listrik saja, namun permasalahan-permasalahan yang termuat dalam list di komplain juga belum di tindak lanjuti.

Pada saat itu, pihak proyek yang diwakili oleh saudari Vopi Fera dan fera berjanji untuk segera merealisasikan penyambungan listrik di rumah kami dan menindaklanjuti komplain kami. Akan tetapi hingga saat ini, November 2018, listrik belum juga sampai ke rumah kami, plafon rusak, tembok ternyata dari batako, luas tanah di surat pun tertulis 99m2. Padahal diawal pihak mustamindo menjanjikan 100 hari setelah akad adalah hak konsumen untuk komplain. Namun hal ini sama sekali tidak direalisasikan.
 
Ria juga sudah berkali-kali menanyakan hal ini kepada pihak proyek, namun jawabnya selalu nanti menunggu komplek penuh, tiang PLN belum terpasang. Dan salah satu marketing bernama Fera melontarkan kata " cuma beli rumah tipe 36 saja, kok bawel banget sih", ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut Ria merasa sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan, "kami sangat kecewa terhadap perumahan Graha Mustamindo Permai . Oleh karena itu, bagi yang hendak membeli rumah di perumahan ini, kami sarankan untuk mempertimbangkan kembali, dan kalau bisa pilihlah pengembang lain yang lebih bisa dipercaya", ungkapnya.



Reporter : Hafiz



Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :