Sekda Kuansing Geram Kepada Kritikan Warga, KIC : Jadi Pejabat Jangan Lebay

Sekda Kuansing Geram Kepada Kritikan Warga, KIC : Jadi Pejabat Jangan Lebay

Fhoto : Aktivis Kuansing, Khairul Ikhsan Chaniago

KUANSING, RanahRiau.com - Menanggapi sikap Sekda Kuansing yang dimuat pada pemberitaan disalah satu media online yang berjudul "Sekda Geram, Oknum Masyarakat asal Tuding di Medsos, Sekda: Menyelenggarakan Pemerintahan ini harus Sesuai Aturan". Aktivis Kuansing, Khairul Ikhsan Chaniago, sangat menyayangkan sikap Sekda Kuansing yang mengatakan geram terhadap warga dan mahasiswa karena menulis kritikan tentang dirinya di media facebook.

Bahkan menurut aktivis yang dikenal dengan sebutan KIC ini, reaksi Sekda dinilai terlalu berlebihan.

“ Saya melihat sikap Sekda ini berlebihan ya, substansi kritikan warga kan jelas menyuarakan kekesalan dan kesedihan terhadap Pemkab yang dinilai lamban memberikan bantuan banjir. Jadi apapun bahasa warga, jelas bertujuan mengoreksi kebijakan atau kelalaian Pemkab,” ujar KIC, Jum’at (9/11/2018) lewat telpon selulernya.

Lanjut aktivis Kuansing ini, Sekda dalam merespon kekesalan warga diminta untuk tidak bersikap arogan, terlebih kepada warga korban banjir.

“Pak Sekda tolong kontrol dirilah, jangan asal mengeluarkan komentar di media, mengatakan geram kepada korban banjir itu suatu sikap yang salah,” ucapnya.

Sekda juga diminta hati-hati berbicara. Karena menurutnya, jabatan Sekda itu salah satu jabatan tinggi di pemerintahan. “ Untuk di ingat ya, jabatan Sekda itu salah satu jabatan tinggi di pemerintahan daerah, jadi setiap ucapan yang keluar dari mulutnya akan dinilai orang mewakili sikap pemerintah daerah, jadi jangan heran kalau nanti ada warga bercerita Pemkab sudahlah telat bantu, marah-marah pulak, nampak tak ikhlasnya. Kan bahaya,” tegasnya.

KIC juga berpesan, bukan hanya untuk Sekda, tapi semua pejabat publik di Kuansing untuk tidak arogan menanggapi setiap kritikan masyarakat.

“ Kita meminta agar setiap masukan dari masyarakat dalam bentuk kritik untuk disikapi semuanya dengan respon yang tenang dan bijaksana, tidak usah terlalu khawatir terhadap kritik-kritik yang dibangun civil sociaty. Karena sebenarnya kritik itu penting," paparnya.

"Jangan sedikit-sedikit bilang geram, bilang tersinggung, jadilah pejabat yang dewasa. Sebagai seorang yang berlatar aktivis, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memantau dan mengkoreksi setiap kebijakan pemerintah Kuansing, yang salah kritik saja, tapi kalau yang benar harus didukung ya.” Tutup KIC.

Reporter : Eki Maidedi

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :