Masalah PBSI Kompleks, Harus Dibenahi dari Hulu ke Hilir.

 Masalah PBSI Kompleks, Harus Dibenahi dari Hulu ke Hilir.

RanahRiau - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membentuk Tim Sembilan guna mengawasi kinerja PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Menpora Imam Nachrawi menegaskan bahwa tim ini dibentuk bukan untuk mengintervensi PSSI.

Hadirnya Tim Sembilan tak lain karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang rindu akan prestasi sepakbola Tanah Air, sekaligus kecewa dengan buruknya kinerja PSSI selama ini.

Meski belum menunjukkan kinerja, sejumlah wacana mulai muncul. Tim Sembilan diminta untuk tidak hanya terfokus kepada PSSI semata, melainkan seluruh cabang olahraga lainnya, terutama bulutangkis.

Bukan rahasia bila prestasi Indonesia di olahraga tepok bulu itu selama kurun waktu 2014 tak cemerlang. Padahal bulutangkis merupakan cabang olahraga andalan Tim Merah-Putih di berbagai pesta olahraga.

Indonesia mungkin boleh berbangga, karena berhasil meraih emas dari sektor ganda campuran di ajang Asian Games di Incheon, Korea Selatan lalu. Akan tetapi, pasukan bulutangkis Tanah Air mengalami nirgelar di Indonesia Open Super Series lalu dan hanya mampu meraih medali perunggu lewat sektor tunggal putra, Tommy Sugiarto di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2014 lalu.

“Tekanan terhadap olahraga Tanah Air selalu besar. Sebenarnya ini domain Menegpora untuk berkomentar. Tetapi menurut saya, dibentuknya Tim Sembilan yang hanya fokus ke PSSI karena kebutuhan yang mendesak!” kata anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Reni Marlinawati saat dihubungi Okezone, Selasa (6/1/2015).

Ditambahkan Reni, bila Menpora juga perlu membentuk sebuah tim guna mengawasi seluruh cabang olahraga di Indonesia. “PBSI secara keseluruhan mengalami penurunan. Tim Sembilan tidak bisa menangani semua olahraga. Yang perlu dibenahi? Manajemen, SDM, juga sistemnya,” sambungnya.

“Masalah yang dialami PBSI juga cukup kompleks. Dari hulu ke hilir perlu dibenahi,” tutup politikus berusia 41 tahun itu. (Okz)

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :