Tangkap Bonita, Ternyata Polisi Dibantu Animal Communicator

Tangkap Bonita, Ternyata Polisi Dibantu Animal Communicator

Inhil, RanahRiau.com- Dibalik penangkapan Harimau Sumatra, Jumat (20/4/2018). yang meresahkan warga sekitar kurang lebih 4 bulan lamanya, yang berada di Kecamatan Pelanggiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Tim Terpadu dari Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil, BBKSDA Riau, WWF, serta dibantu oleh animal communicator seorang Wanita asal Kanada, Shakti Wolvers Teeg, diterjunkan untuk mengevakuasi hewan ganas itu dengan selamat.

Upaya tidak kenal menyerah dari Tim beserta animal communicator tersebut, akhirnya membuahkan hasil. Bonita berhasil ditembak bius di Blok 79 Afdling IV Kebun Eboni PT.THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil.

Namun proses evakuasi selanjutnya menjadi lebih sulit, karena Bonita tidak langsung pingsan setelah ditembak dan kondisi cuaca saat itu keadaan hujan lebat. Tim harus sangat berhati - hati mengikuti pergerakan Bonita dengan riwayat keganasan yang sudah merajalela.

Satu kilo lebih dari tempat penembakan, akhirnya Harimau Bonita, yang telah menewaskan 2 orang korban jiwa itu, tumbang karena pengaruh bius.

"Saat ini proses evakuasi masih berlangsung", ucap Kapolres.

Keberhasilan penangkapan harimau sumatera yang memantik perhatian dunia itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., Jumat (20/4/2018) . Didampingi oleh Wakapolres Indragiri Hilir KOMPOL ARI KARTIKA BHAKTI, S.I.K., dan Kapolsek Pelangiran IPTU Muhammad Rafi, mantan Kapolres Manokwari itu menceritakan perjuangan Tim Terpadu Penanganan Konflik Harimau Sumatera saat proses evakuasi berlangsung.


Reporter    : Yanda

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :