Ingat Pilgubri, ASN Harus Netral... Berikut 11 Point Pakta Integritas Netralitas ASN

Ingat Pilgubri, ASN Harus Netral... Berikut 11 Point Pakta Integritas Netralitas ASN

Kuantan Singingi, RanahRiau.Com- Berdasarkan UU No.5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah No.53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta Peraturan No. 42 Tahun 2004 Tentang Pembina Jiwa Korps dan Kode Etik ASN, Bawaslu Riau berkewajiban mensosialisasikan larangan kepada ASN agar tidak terlibat dalam politik praktis. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan, Senin (5/2/2018) pagi ketika mengikuti apel pagi bersama ASN Pemkab Kuansing.

Adapun 11 poin Pakta Integritas netralitas ASN yang di tandatangani oleh Bupati Kuansing H.Mursini dan Plt Sekdakab Muharlius yang disaksikan langsung oleh Kapolres  AKBP Fibri Karpiananto dan Wakil Ketua I DPRD Sardiyono yaitu

1.) ASN di lingkungan Pemda Kuansing akan menjaga netralitas dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau 2018

2.) ASN tidak akan melibatkan diri dalam kegiatan kampanye calon gubernur dan wakil gubernur Riau tahun 2018 antara lain
a. Ikut sebagai juru kampanye
b. Menyediakan sarana, fasilitas dan sarana dan prasarana
c. Terlibat dalam kepanitiaan atau membantu kepanitiaan pada kegiatan dimaksud

3.) Tidak menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apapun terkait dengan jabatan dalam kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau 2018

4.) Tidak akan membuat keputusan dan atau tindakan dalam bentuk apapun langsung atau tidak langsung yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau 2018 selama masa kampanye sampai berakhirnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau

5.) Tidak akan mengadakan kegiatan dalam bentuk apapun langsung atau tidak langsung yang mengarah kepada keberpihakan terhadap Pasangan calon yang menjadi peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau sebelum, selama dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan ajakan himbauan seruan atau pemberian barang kepada ASN dalam lingkungan Pemerintah Daerah Kuansing, keluarga dan masyarakat

6.) Tidak akan foto bersama dengan bakal calon kepala daerah dengan unsur kesengajaan yang dimaksud untuk keberpihakan

7.) Tidak akan menjadi pembicara pada pertemuan partai politik yang kedelapan

8.) Tidak akan mengunggah memberikan like mengomentari dan sejenisnya atau menyebarluaskan gambar dan visi misi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau melalui media online maupun media sosial

9.) Tidak akan menghadiri deklarasi bakal calon kepala daerah dengan atau tanpa menggunakan atribut partai politik

10.) Tidak akan memasang spanduk promosi calon gubernur dan wakil gubernur Riau tahun 2018

11.) bersedia menerima sanksi dan dijatuhi hukuman disiplin sedang sampai dengan berat sesuai dengan peraturan perundang-undangan Apabila saya tidak mentaati dan melakukan pelanggaran terhadap Pakta integritas ini

Kemudian Ketua Bawaslu Riau Rusidi dalam sambutannya mengingatkan, Para ASN untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan kegiatan kampanye bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau.

"Apabila ada ASN melanggarkan 11 poin dalam Pakta integritas tersebut, Bawaslu akan menindak tegas sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku," ujar Rusidi menandaskan



Reporter : Eki Maidedi


 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :